1001 Mangrove untuk Wisata Pidie

1001 Mangrove untuk Wisata Pidie
Penanaman 1001 mangrove di Pidie. | KBA.ONE: Dana

KBA.ONE, Pidie - Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud mengapresiasi Mahasiswa Pencinta Alam Jabal Everest, Universitas Jabal Ghafur Sigli dan Komando Distrik Militer (Kodim) 0102 Pidie, yang melakukan kegiatan penanaman 1001 maggrove, di Gampong Sukon, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Minggu, 10 Maret 2019. 

"Berbicara lingkungan itu sangatlah penting. Karena dari Inisiatif kecil menaman mangrove, ini menunjukkan kesadaran tinggi, maknanya luar biasa untuk kelestarian lingkungan," kata Fadhlullah. 

Menurut dia, dengan melakukan konservasi pada kawasan Mangrove, tidak hanya memberi dampak positif terhadap alam, namun juga memberi kontribusi signifikan dalam melestarikan biota-biota laut yang sangat bermanfaat untuk kehidupan. 

Bahkan, kata Fadhlullah, pengembangan dan pengelolaan kawasan mangrove dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pantai. Tidak hanya bermanfaat terhadap kelestarian lingkungan, namun dapat mengoptimalkan potensi wisata di Kabupaten Pidie. 

Untuk ke depannya, ungkap dia,  bukan hanya pohon mangrove yang akan ditanam, tetapi semua jenis pohon akan kita giatkan di seluruh gampong yang ada di Kabupaten Pidie. 

" Mari sama-sama saling menjaga kelestarian lingkungan demi kehidupan yang lebih baik dan untuk masa depan cucu kita nantinya." 

Ketua Panitia Penanaman 1001 mangrove, Andi firdaus, mengatakan kegiatan penanaman ini guna mengembalikan keasrian ekosistem di kuala sungai Gampong Sukon sampai pesisir pantai Mantak Tari, Simpang Tiga.

Ke depan, katanya, kegiatan penyelamatan lingkungan seperti ini terus digalakkan dan dilaksanakan agar lingkungan dapat terjaga dan terselamatkan dari dampak kerusakan. 

Andi mengungkapkan keseluruhan bibit mangrove berjumlah  32.000 bibit  yang didanai Yayasan Gajah Sumatera (Yagasu). Namun, dalam aksi hari bumi ini hanya 1001 bibit yang ditanam di Kuala sungai Gampong Sukon. Sedangkan sisanya akan ditanam di seluruh pesisir pantai Mantak Tari.

Dalam aksi tersebut, sambung dia, tidak hanya dilakukan penanaman mangrove melainkan juga membersihkan lingkungan sungai dari sampah. Mengingat, volume sampah di wilayah sungai Gampong Sukon itu tergolong tinggi.***

Komentar

Loading...