70 Ton Bawang Ilegal Dimusnahkan, Dua Tersangka Diamankan

70 Ton Bawang Ilegal Dimusnahkan, Dua Tersangka Diamankan
Satu unit eskavator menimbun bawang ilegal yang sudah membusuk |Foto: Try Vanny

KBA.ONE, Lhokseumawe - 70 ton bawang merah ilegal asal negara Thailand dimusnahkan Bea Cukai Kota Lhokseumawe pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas juga mengamankan dua orang tersangka asal Aceh Timur, Rabu 15 Mei 2019.

Bawang yang sudah membusuk ini, rencananya akan dipasok ke Provinsi Aceh dengan berbagai quota. Kedua tersangka S dan AY diketahui sebagai nahkoda yang mengantarkan bawang menggunakan dua unit boat dan ditangkap pada 15 April 2019 lalu.

"Sekarang kita titip kedua tersangkanya di Lapas Lhokseumawe, mereka ditangkap di Jambo Aye, Aceh Utara. Setelah kita lakukan uji lab juga bawang ini sudah tidak layak dikonsumsi karena kondisinya sudah rusak," ucap Kepala Bea Cukai Kota Lhokseumawe Suparyanto.

Dia menambahkan, bawang ilegal masih sangat diminati oleh masyarakat khususnya di wilayah Aceh karena modal yang dibutuhkan tidak banyak.

"Kalau 70 ton ini mungkin sekitar Rp700 juta, tapi kalau ilegal kita tidak tau bawang ini aman untuk dikonsumsi atau tidak, kemungkinan jugs ada virus yang terjangkit," imbuhnya.

Bawang tersebut dimusnahkan secara simbolis dengan cara di bakar di Gudang Bulog Aceh Utara, kemudian seluruhnya dibawa ke tempat pembuangan akhir di Gampong Aluelim, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe untuk di timbun.

Petugas juga mengimbau kepada masyarakat sekitsr agar tidak mengambil dan mengkonsumsi bawang merah yang sudah membusuk tersebut, karena hal tersebut akan berbahaya bagi kesehatan.

"Kita sudah mengimbau sebelumnya, jangankan untuk dikonsumsi, dicium saja aromanya sudah bau busuk," pungkasnya. ***

Komentar

Loading...