Abu Nawas Distribusikan 3.000 Paket Nasi Gratis Lewat ACT

Abu Nawas Distribusikan 3.000 Paket Nasi Gratis Lewat ACT
ACT saat membagikan makanan kepada masyarakat |Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh – Warung bakso Abu Nawas mendistribusikan sebanyak 3.000 paket nasi gratis kepada masyarakat yang membutuhkan di kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar melalui Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Banda Aceh – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh.

Pendistribusian nasi dilaksanakan secara bertahap masing-masing 100 paket sekali distribusi.
Staf Program ACT Aceh Laila Khalidah mengatakan pendistribusian dilaksanakan di lokasi berbeda seperti rumah sakit, halte bus, dayah, kawasan terminal, kawasan jembatan Pante Pirak, masjid-masjid, Pelabuhan Ulee Lheu, dan sejumlah titik lokasi lainnya.

“Paket yang kita namakan layanan makan gratis ini kita distribusikan di lokasi di mana masyarakatnya membutuhkan sesuai amanah dari pemilik warung Abu Nawas,” pungkas Laila, Banda Aceh, Senin 22 Juli 2019.

Program layanan makan gratis disambut bahagia oleh penerima manfaat seperti para penumpang bus, tukang parkir, pengemis, pemulung, penjual jemblang di sekitar jembatan, penarik becak, musafir, murid dayah yang sedang menuntut ilmu, mahasiswa, dan lainnya.

Laila menambahkan bahwa ACT mencoba merangkul berbagai kebahagiaan untuk diberikan kepada orang-orang yang dinilai layak menerimanya. Salah satu kebahagian berkesan ialah saat murid-murid dayah dan anak-anak di panti asuhan yang yatim dan piatu bisa menerima manfaat layanan makan gratis ini.

Hingga sekarang pendistribusian masih berlanjut dengan lokasi berbeda. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Apalagi ditambah semangat relawan menyukseskan kolaborasi kemanusiaan Abu Nawas dengan ACT. “Insya Allah ACT siap menerima beragam kebaikan lainnya dari masyarakat untuk disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan,” paparnya.

Ika Puspita Yuda, Pemilik Warung Bakso Abu Nawas menuturkan bahwa sebelumnya sudah menawarkan pendistribusian paket makanan gratis ke beberapa partner. Tawaran tersebut disambut cukup baik oleh ACT.
Ia mengharapkan makanan yang didistribusikan bermanfaat kepada masyarakat.

“Ini awal mula pendistribusian, ke depan mudah-mudahan jauh lebih banyak lagi yang bisa diberikan kepada masyarakat,” ucapnya.

Pemahaman Ika terhadap makna sedekah adalah melatarbelakanginya untuk saling berbagi. Ia dan suami sudah melaksanakan program-program membagikan kebahagiaan lainnya, misalnya makan gratis setiap Senin dan Kamis bagi yang puasa dan membaca Surat Al-Kahfi.

Beberapa bulan ke depan ia akan mendirikan satu outlet lagi. 100 persen keuntungannya digunakan untuk sedekah. “Kapan lagi kita bersedekah lebih besar, kecuali kalau kita punya bisnis sendiri, semua memang untuk kita sedekahkan. Saya dan suami memiliki satu visi dan misi yang sama, yaitu menjadikan bisnis bukan hanya sebagai ajang mencari rezeki, tetapi bisa juga membantu orang lain,” ucapnya, demikian rilis ACT yang diterima KBA.ONE, Senin, 22 Juli 2019.

Komentar

Loading...