Aceh Barat Butuh Bank Darah

Oleh ,
Aceh Barat Butuh Bank Darah
Ketua PMI Aceh Teuku Alaidinsyah. Foto: KBA/Revina Rahayu.

Bupati Aceh Barat Ramli MS mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan usulan tersebut.

KBA.ONE, Aceh Barat – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh, Teuku Alaidinsyah, meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Barat membangun bank darah. Hal ini dilakukan untuk mengatasi kekurangan stok darah di daerah tersebut.

“Kondisi saat ini, saat masyarakat perlu darah, tidak ada stok. Ini harus segera diatasi,” kata Alaidinsyah pada pembukaan Musyawarah Kabupaten Palang Merah Indonsia (PMI) cabang Aceh Barat, Selasa, 13 Maret 2018.

Keberadaan bank darah, kata Alaidinsyah, di Aceh Barat juga sangat vital jika merujuk pada keberadaan daerah itu sebagai pusat rujukan pelayanan kesehatan dari Nagan Raya, Aceh jaya dan Aceh Barat Daya.

Selama ini, stok darah di rumah sakit juga tidak mencukupi untuk melayani pasien yang membutuhkan darah.

Jika PMI diberikan mandat untuk mengelola unit donor darah (bank darah), maka ini cukup membantu pihak rumah sakit umum maupun swasta untuk mendapatkan pasokan darah.

“Akan banyak relawan yang bisa ikut mendonor. Mereka juga bisa mengimbau masyarakat untuk rutin mendonor. Tidak hanya di saat-saat diperlukan,” kata Alaidinsyah.

Kebutuhan darah di Banda Aceh, Aceh Timur, Langsa, Lhokseumawe dan Aceh Utara mulai tertangani dengan baik dengan keberadaan unit donor darah yang dikelola. Hanya di daerah tengah dan barat selatan Aceh yang belum memiliki unit donor darah.

“Setiap rumah sakit memiliki unit donor darah. Namun itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit umum. Apalagi harus diberikan ke rumah sakit swasta lainnya,” kata Alaidinsyah. “Unit donor daerah di Aceh Barat juga bakal mengurangi jumlah pasien yang dirujuk ke Banda Aceh.”

Bupati Aceh Barat Ramli MS mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan usulan tersebut.

Komentar

Loading...