Aceh Jaya Antara Milad dan Harapan

Aceh Jaya Antara Milad dan Harapan
Upacara Milad Aceh Jaya ke 17 di halaman Kantor Bupati Aceh Jaya |Foto: Khadafy

KBA.ONE, Aceh Jaya - Lapangan Upacara Kulam Merisi, halaman kantor Bupati Aceh Jaya, Rabu pagi, 10 April 2019, terlihat sedikit berbeda dari biasanya. Jika upacara apel kerja sering terlihat para aparatur sipil negara (ASN) Calang, Aceh Jaya, mondar - mandir menyusun barisan, kali ini upacara Milad Aceh Jaya ke 17 terkesan khitmad dan hening.

Para aparatur negara itu, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta tim pemekaran Aceh Jaya tampak tertunduk seraya berdoa syukur atas usia ke 17 kabupaten termuda di Aceh itu.

Bupati Aceh Jaya, Teuku Irfan TB, dalam pidatonya, mengajak seluruh warga Aceh Jaya untuk melakukan upaya terbaik dalam membangun Aceh Jaya agar jauh lebih maju dan bermartabat.

Usia 17 tahun, katanya, bukanlah ukuran waktu yang pendek dalam membangun citra kabupaten yang masih terlihat kurang pembangunan pisik maupun pembangunan mental warga. "Mari kita jadikan hari milad ini sebagai momentum dalam mengisi kekurangan negeri ini," kata Irfan TB.

Anggaran pembangunan yang masih kecil menjadi kendala utama dalam mewujudkan cita - cita pemerintah Aceh Jaya. Padahal, banyak sektor yang mesti dioptimalkan agar pendapatan asli kabupaten Aceh Jaya bisa terlepas dari himpitan kekurangan dana pembangunan.

Namun demikian, kata Irfan TB, konsep pembanggunan di Calang atau Aceh Jaya bisa dirasakan masyarakat karena sistem pembangunan dari hilir ke hulu sudah berjalan. "Hanya saja tinggal peningkatan di sana - sini, jika kita bahu membahu membangun Aceh Jaya, saya optimis 2025 negeri ini akan lebih maju," kata Irfan.

Teuku Irfan TB mengingatkan melalui tema yang di usung "Teguhkan Kebersamaan Berlandaskan Budaya dan Kearifan Lokal, Menuju Aceh Jaya yang Berkualitas dan Mandiri", artinya mari tingkatkan kemandirian dalam mengelola sumber daya Aceh Jaya untuk membangun semua aspek kehidupan masyarakat di Aceh Jaya, ulas Irfan TB.

Ketua Pemekaran Aceh Jaya, Adnan NS mengatakan kepada KBA.ONE, usia deklarasi berdirinya Aceh Jaya sudah genap 20 tahun, itu artinya sudah dewasa dan perlu action tidak perlu wacana - wacana, kata Adnan sang deklarator Aceh Jaya.

Adnan menerawang sejenak, ketika KBA.ONE, bertanya potensi apa yang bisa berkembang di Calang, Krueng Sabe, Aceh Jaya jika berharap kemajuan paska Otsus 2027 mendatang.

Adnan berharap pemerintah di bawah pimpinan Teuku Irfan TB, segera membentuk tim percepatan pengelolaan usaha daerah Aceh Jaya. Sehingga nantinya akan lahir road map rencana strategis pengelolaan sumber daya menjadi potensi pendapatan asli daerah Aceh Jaya, kata Adnan.

"Saya contohkan Bali, betapa besarnya pendapatan daerah mereka yang dikelola secara profesional yang menguntungkan daerah lewat kearifan lokal, dan saya yakin Aceh Jaya mampu untuk itu," harap Adnan NS. ***

Komentar

Loading...