Aceh Masuk 10 Provinsi Siswa Paling Banyak Lolos SNMPTN 2019

Aceh Masuk 10 Provinsi Siswa Paling Banyak Lolos SNMPTN 2019
Foto : Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Aceh masuk dalam 10 provinsi terbanyak lulus di SNMPTN 2019 dari 35 provinsi lainnya dan Aceh menempati ranking ke 5 terbanyak siswa yang lolos di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negri.

Dari 10 provinsi, Aceh menempati ranking 5 (4.226) di atas Sumatera Barat (4.163) dan DKI Jakarta (3.654).

Untuk tahun ini persentase kelulusan SNMPTN 2019 berada di angka 19,29 persen. Artinya, dari 478.070 peserta hanya 92.331 yang diterima.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyampaikan selamat kepada semua siswa yang lulus. Dirinya berharap agar semua siswa Aceh dapat menimba ilmu diberbagai PTN.

Nova juga menghimbau agar siswa Aceh khususnya yang lulus di PTN di luar Aceh untuk dapat menjaga nama baik, sekaligus mengharumkan nama Aceh melalui prestasi.

"Selamat, belajar yang baik, berprestasi, jaga nama baik Aceh, kita semua menunggu kalian pulang untuk bersama membangun Aceh," pintanya, Senin (25/3).

SNMPTN tahun ini juga diikuti oleh 14.056 SMA/SMK/MA se-Indonesia.

9 provinsi lain yang siswanya lulus terbanyak adalah Jawa Timur (13.737), Jawa Barat (9.392), Sumatera Utara (7.937), dan Jawa Tengah (7.631).

Provinsi lain yang lebih kecil dari Aceh, Sumatera Barat dan DKI Jakarta adalah Sulawesi Selatan (3.642), Lampung (2.682), dan Banten (2.671).

Bidik Misi
Jumlah yang diterima Bidikmisi di SNMPTN 2019 adalah 26,217 orang, dengan presentase yang lulus di Bidikmisi SNMPTN 2019 adalah 19,12 persen.

Dari 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menerima siswa Bidikmisi terbanyak di SNMPTN 2019, Universitas Syiah Kuala menerima 1.063 siswa, peringkat ke 3 setelah Universitas Malang (1.390) dan Universitas Halu Oleo (1.097).

Saridin, Kadisdik Aceh menyampaikan informasi bahwa siswa Aceh diterima diberbagai PTN, diantaranya Unsyiah, ITB, iTS Surabaya, UGM, IPB, Unpad, Universitas Brawijaya, UI, Universitas Andalas Padang, UPI Bandung, USU, Unimed, Malikussalah Lhokseumawe, dan UIN.

"Yang paling banyak, tentu di Unsyiah," kata Saridin kepada media.

Komentar

Loading...