Aceh Tenggara Rayakan Milad ke 45

Aceh Tenggara Rayakan Milad ke 45
Rapat Paripurna DPRK dalam rangka HUT Aceh Tenggara ke 45 |Foto: Bulkainisah

KBA.ONE, Aceh Tenggara - Seluruh kesatuan Pemerintahan Aceh Tenggara termasuk pelayanan masyarakat jadikan momen Ultah Aceh Tenggara ke 45 sebagai sarana instrospeksi dalam menwujudkan pembangunan yang lebih baik.

Selain itu, ucapan rasa syukur dan terimakasih kepada tokoh yang mempejuangkan lahirnya kabupaten Aceh Tenggara menjadikan Kuta Cane sebagai ibu kota, sehingga semua kalangan dapat menikmatinya dengan penuh rasa kebersamaan dan berkeadilan

Hal ini di ungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Irwandi Desky pada pembukaan rapat Paripurna DPRK dalam rangka HUT Aceh Tenggara ke 45, Rabu 26 Juni 2019 di gedung DPRK setempat.

Sementara Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinim, dalam sambutannya mengatakan
Kerjasama yg baik antara eksekutif dan legislatif sebagai pondasi yang paling utama dalam melanjutkan pembangunan Tanoh Alas Bumi Sepakat Segenep.

Selain itu kontribusi masyarakat, organisasi, insan pers, LSM, dan semua tokoh masyarakat juga berperan penting dalam mewujudkan percepatan pembangunan.

" HUT Aceh Tenggara ke 45 ini di jadikan sebagai starting poin bagi Eksekutif dan Legislatif untuk mewujudkan pembangunan", ungkap Bupati Raidin dalam sidang paripurna HUT Agara.

Pemekatan Aceh Tenggara dari Aceh Tengah sejak 45 tahun (1974) yang lalu akan di jadikan sebagai bahan renungan dalam mengisi pembangunan serta membangun kemitraaan sebagai dimensi yang dominan dengan nengedepankan kearifan lokal.

Sehingga , kata Bupati, roda pemerintahan berjalan dengan baik, kemakmuran akan tercapai jika tercukupi segala kebutuhan sandang maupun pangan, tentunya semua ini akan tercapai bila respon dari segala lini stake holder semua unsur berjalan dengan baik pula, tutup Raidin pinim

Turut hadir dalam acara ini anngota DPR-RI H.M.Salim Fkhry, dan sejumlah perwakilan dari kabupaten tetangga Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, mantan Bupati dan Mantan Wakil Bupati serta Muspika, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda , imum mukim beserta pengulu ( Kepala Desa) se Aceh Tenggara.

Komentar

Loading...