Balai PWI Aceh Barat Dikukuhkan

Aldin NL: PWI Harus Terlibat Aktif Membasmi Wartawan Abal-Abal

Aldin NL: PWI Harus Terlibat Aktif Membasmi Wartawan Abal-Abal
Aldin NL menyerahkan pataka PWI kepada Dedi Iskandar. | KBA.ONE: Dafy.

KBA.ONE, Aceh Barat- Pelaksana Tugas Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Aldin NL, melantik dan mengukuhkan empat orang pengurus Balai PWI Kabupaten Aceh Barat, di Aula Kantor Bappeda, Meulaboh, Jumat, 12 April 2019.

Pengurus PWI Balai Aceh Barat yang dikukuhkan adalah Keyua Teuku Dedi Iskandar (LKBN Antara) Sekretaris, Fuady Safria (RRI), Bendahara Deni Sartika (Harian Rakyat Aceh), dan Ketua Seksi Bid. Organisasi Hendi Sebayang (RRI). Pada acara itu, hadir pengurus PWI Nagan Raya, PWI Aceh Jaya, Bupati Aceh Barat, Dandim 0105 Aceh Barat, Ketua MAA dan Sekda Nagan Raya.

Plt Ketua PWI Aceh, Aldin NL mengatakan ke depan PWI di daerah diharapkan semakin berkembang dan menjadi kebanggaan insan pers di Aceh Barat.  “Dengan terbentuknya Balai PWI di Kabupaten Aceh Barat, akan sangat membantu para insan pers. Untuk itu PWI Aceh akan selalu memberi suport kepada para wartawan,” tutur Aldin.

Selain itu, ujar Plt Ketua PWI Aceh, dia berpesan agar PWI di daerah juga ikut terlibat membasmi wartawan abal-abal yang selama ini cenderung meresahkan masyarakat. "Dengan berdirinya Balai PWI di Aceh Barat, kita harapkan bisa meminimalisir jumlah wartawan abal-abal,"  tegas Aldin NL.

Ketua Balai PWI Aceh Barat,Teuku Dedi Iskandar, kepada KBA.ONE mengatakan PWI adalah wadah wartawan yang resmi. Melalui lembaga ini, katanya,  wartawan bisa berlindung dari intimidasi dan bentuk teror lainya.

"Kita PWI siap melakukan advokasi jika salah satu anggota terjerat kasus etika pers. Kini wartawan Aceh Barat sudah punya wadah yang kuat. Mari kita jalankan roda organisasi ini, demi kemajuan PWI Aceh Barat yang sebelumnya sempat vakum," ajak Dedi Iskandar.

Bupati Aceh Barat, Ramli MS, mengaku sangat mundukung terbentuknya Balai PWI Kabupaten Aceh Barat. Dia berharap, PWI ini benar-benar serius, tidak seperti PWI sebelumnya, dan tak pernah abadi. Ada saja kendala, sehingga tak bisa bergerak secara sempurna. "Akibatnya, kerap mentok di tengah jalan," ujar bupati.

Bupati Ramli berjanji siap mendukung PWI demi kebaikan Aceh Barat. "Dan saya sangat mengapresiasi kerja pers. Pekerja pers selalu diawali dengan niat kebaikan demi rakyat, menyampaikan informasi ke publik, walaupun harus meninggalkan keluarga hanya demi sebuah berita yang menjadi hajat orang banyak," katanya. ***

Komentar

Loading...