Aneka Varian Apam dari Pidie Apam Fair

KBA.ONE, Pidie - Pidie bukan hanya terkenal dengan masyarakatnya yang ramah, cakap berdagang, bertani, dan berpolitik saja. Tetapi, kota yang masyhur dengan emping melinjo itu merupakan sebuah daerah yang mampu menjaga kearifan lokal dengan melestarikan adat dan budayanya.

Konsistensi itu bisa ditengok dari digelarnya event Pidie Apam Fair di Alun-alun Kota Sigli, Minggu, 16 Maret 2019. Ini adalah kegiatan kedua yang digelar oleh Pemerintah Pidie sejak 2018. 

Pada kegiatan Pidie Apam Fair kali ini diikuti peserta dari 23 kecamatan di kabupaten itu. Masing-masing peserta memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa tradisi bakar (toet) apam ini patut dilestarikan agar tidak digerus zaman. 

Uniknya, event Pidie Apam Fair kali ini masing-masing kecamatan menampilkan apam yang begitu menggugah selera para pengunjung.

Sebab, apam-apam itu tak cuma bisa dinikmati bersama kuah saja. Tetapi, seiring perkembangan zaman, muncul aneka varian apam seperti apam pizza, apam burger, apam coklat keju, apam saos kacang sate, apam pandan, apam rasa buah naga serta apam nangka dengan toping kelapa parut.

Apam adalah penganan dari campuran tepung beras, santan, air putih, dan gula pasir serta garam. Untuk membuatnya, tepung beras dan garam diaduk dalam keadaan kering. Setelah itu ditambahkan santan serta air putih. Kemudian diaduk lagi hingga menjadi adonan yang berbentuk cair dan kepekatan.

Apam juga merupakan makanan tradisional Aceh yang dimasak pada bulan Rajab atau menjelang peringatan Isra Mi'raj. Biasanya masyarakat di Aceh, khusunya di Pidie dengan antusiasnya menyambut bulan Rajab dengan memasak kenduri apam. 

Afni, seorang pengunjung, kepada KBA.ONE, mengaku sangat puas dengan kegiatan Pidie Apam Fair. Karena, katanya, ia bisa menikmati suguhan apam gratis, "apamnya sangat enak dan banyak varian rasa. Menurut saya, yang paling enak itu apam rasa duren."

Pengamatan KBA.ONE di lapangan, antusiasme warga cukup tinggi menghadiri Pidie Apam Fair 2019 ini. Karena selain bisa mencicipi apam gratis, meski harus mengantre, pengunjung juga dapat menikmati suguhan tarian sufi yang begitu menarik dan memesona. ***

Komentar

Loading...