Anggaran Kota Diprioritaskan untuk Bantuan Sosial

Anggaran Kota Diprioritaskan untuk Bantuan Sosial
Pemandangan Banda Aceh. Foto: pinterest.com

Tiga program prioritas adalah bantuan beras miskin, santunan kematian dan santunan melahirkan.

KBA.ONE, Banda Aceh- Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Heri Julius mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota Banda Aceh 2018 fokus kepada program bantuan sosial dan Infrastruktur. Menurut Heri, peruntukkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota Banda Aceh ini diklaim sejalan dengan visi misi Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman.

“Salah satu program yang dia canangkan yaitu memajukan perekonomian rakyat Banda Aceh dan mengentaskan kemiskinan,” kata Heri, Kamis, 11 Januari 2018. “Ada tiga prioritas program yang akan dikucurkan dari APBK, bantuan beras riskin (fakir miskin) dan masyarakat kurang mampu, santunan kematian dan santunan melahirkan.”

Selain itu, Heri juga mengatakan untuk sektor pembangunan fisik, program yang dilakukan ke depan adalah pelebaran jalan, perbaikan jalan di beberapa jalan protokol di Banda Aceh, dan rehabilitasi gedung tidak terpakai.

“Termasuk juga jalan rusak dan trotoar, akan dikucurkan ke pembangunan tersebut”, katanya. Pembangunan fisik kata Heri tidak menjadi prioritas dalam APBK. Pembangunan fisik akan bersandar pada Dana Otonomi Khusus.

18 Desember 2017 lalu, APBK 2018 Kota Banda Aceh disahkan senilai Rp 1,2 triliun. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah Banda Aceh 2017 berjumlah Rp 270 miliar, berasal dari pajak iklan-reklame, parkir, dan perhotelan.

“Kita berharap kedepannya bertambah dari nilai ini, karena masih ada lagi pemasukan bagi Kota Banda Aceh yang dijadikan sumber-sumber lain untuk meningkatkan PAD”, katanya. “Dewan tetap menjalankan fungsinya terkait pengawasan PAD ini, seperti tahun kemarin kita bentuk Pansus, dari Hasil Pansus DPRK menggelar rapat internal antara tim anggaran dan dewan.”

Komentar

Loading...