Apa Kabarmu First Lady Aceh?

Apa Kabarmu First Lady Aceh?
Darwati berpose di Bukit Bintang, kawasan perbelanjaan Malaysia. | Foto: Instagram

Hampir di setiap postingan Instagram, Darwati sering pamer koleksi barang merek terkenal dan gaya trendi busananya. Tapi, sebagai First Lady Aceh, ia tetap menjaga sisi humanisnya.

CERITA kekinian sisi kehidupan First Lady Aceh Darwati A Gani selalu saja menarik dan menjadi panggung harapan bagi ratusan ribu followers-nya di wahana gaul instagram dan facebook. Apalagi belakangan, sejak Irwandi Yusuf menjadi Gubernur Aceh periode kedua, Darwati kelihatan bertambah gairah mengunggah foto dan video kegiatan di status linimasa. Tanda like dan aneka mentions pun bertaburan di wajah IG dan dinding FB Darwati.

Ada saja cerita yang dibagikan Darwati lewat jejaring sosial IG dan FB miliknya. Senyum sumringah First Lady Aceh yang fashionable ini selalu membanjiri  jagat maya. Kadang tak sampai hitungan menit, status baru sudah ter-update.  Tapi, di waktu-waktu tertentu, perempuan cantik 44 tahun ini tak menanggalkan sisi humanisme-nya; ia berbagi suka kepada pasien yang terbaring lemah di rumah sakit. 

Darwati menjenguk pasien di RSUZA Banda Aceh. | Foto: Instagram

Seperti menjelang Idul Fitri 1439 H, Darwati yang berniat maju kembali menjadi calon legislatif DPR Aceh pada Pemilu Legislatif 2019, mengunggah foto saat mengunjungi dan menghibur para pasien di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Darwati tak lantas lupa menjaga sisi kemanusiaan itu di mata publik.

Sebagai Ketua Penggerak PKK dan Dekranasda Aceh, Darwati boleh dibilang super aktif memposting foto-foto dan video kegiatannya melalui akun instagram dan FB. Timeline insta story IG Darwati juga sering memperlihatkan foto dan video aktivitasnya.

Di lain waktu, Darwati kerap mengunggah foto makanan, perjalanan ke daerah kabupaten kota di Aceh,  dan ke luar negeri bersama teman-temannya. Bahkan, foto serta video menarik lain yang kadang tidak berhubungan dengan sisi kehidupannya sebagai seorang istri gubernur, pun diunggah.

Hampir di setiap postingan Instagram, Darwati sering pamer koleksi barang merek terkenal dan gaya trendi busananya. Style trendi Darwati ini bisa dilihat saat ia bersama Irwandi Yusuf menghadiri acara Red Bull Air Race 2018 di Jepang belum lama ini. Dari beberapa foto yang di-upload, Darwati mengenakan gaya busana bercorak sedehana. Di sini, ia tampak lebih muda dari usianya. 

Darwati dan Irwandi Yusuf ketika menghadiri acara Red Bull Air Race 2018 di Jepang. | Foto: Instagram.

Tapi, sejak Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ditangkap KPK, Selasa 3 Juli 2018, cerita Darwati yang dulu paling heboh di rimba linimasa, kini senyap. Jejaknya raib seperti ditelan bumi. Telepon seluler Darwati tak merespon panggilan meski terkoneksi, begitu juga pesan SMS yang dikirim tak dibalas. Ini gara-gara sosok Darwati sudah dijadikan objek perburuan paling menarik oleh media pers.  

Berita tentang Darwati viral di media sosial, media cyber/online, dan media arus utama. Sisi glamor kehidupan Darwati ditulis vulgar di media. Foto-foto Darwati  di IG yang dulu diidolakan pengikutnya, menenteng tas Louis Vuitton seharga AUD$ 5.950 atau sekitar Rp63 jutaan, kini memenuhi halaman muka media massa. 

Darwati selalu tampil modis bersama tas mewah Louis Vuitton dari rumah mode Prancis. | Foto: Instagram.

Darwati  tampaknya memang penyuka tas Louis Vuitton itu. Ini bisa ditengok dari deretan gayanya yang diunggah ke Instagram, dia memiliki sejumlah koleksi tas mewah rumah mode Prancis tersebut.

Barangkali, inilah penyebab mengapa Darwati terpaksa menutup diri di dunia maya sejak Jumat 6 Juli 2018. Seluruh jejak First Lady Aceh itu nyaris tak berbekas lagi di laman gaul yang selama ini menjadi tempat ia bergembira dan berkeluh kesah.

Sayang, Darwati memilih bungkam ketimbang sekadar berbagi kabar terkini kepada media, termasuk KBA ONE. Mungkin hati Darwati lagi berkarut hingga ia memutuskan menyingkir dari hiruk pikuk dunia maya yang mulai “menghakimi” kehidupan pribadinya.  Apa kabarmu First Lady Aceh?  “Jika takut diterpa ombak, jangan berumah di tepi pantai.”  Kata pepatah Melayu. ***

Komentar

Loading...