Arbi Meminta Maaf kepada Keluarga Korban Pembunuhan

Arbi Meminta Maaf kepada Keluarga Korban Pembunuhan
Arbi dan Eda, orang tua Ridwan. Foto: KBA/Khadafy.

Eda juga tak menyangka anaknya itu tega membunuh tiga orang. Selama ini, kata Eda, dia tidak pernah berbuat masalah apapun di gampong maupun kepada teman-temannya.

KBA.ONE, Aceh Jaya - Eda tak melihat gelagat aneh saat anak bungsunya, Ridwan alias Iwan, pulang ke rumah di Krueng Sabee, Aceh Jaya. Bahkan hingga malam terakhir di rumah, sebelum berangkat ke Meulaboh, Aceh Barat, Ridwan masih menghabiskan waktu bersama teman-temannya.

Eda juga tak menyangka anaknya itu tega membunuh tiga orang. Selama ini, kata Eda, dia tidak pernah berbuat masalah apapun di gampong maupun kepada teman-temannya. “Dia tahu keluarganya susah. Untuk kebutuhan sehari-hari, kami hidup dari hasil kebun,” kata Eda, Jumat, 12 Januari 2018.

Arbi, ayah Ridwan, berulang kali mengingatkan anaknya untuk hidup yang benar. Arbi juga mengajak anaknya untuk berkebun. "Kamu sudah besar, kamu nanti berkeluarga, kalau memang kita tidak punya pekerjaan, tetapi kita ada kebun dan bisa menghidupkan anak-istri kamu,” ujar Eda meniru ucapan Arbi.

Ridwan dulu pernah bersekolah, tetapi hanya sampai kelas II SMP. Semenjak Ridwan beranjak dewasa, dia mulai bersikap tertutup dan sering marah bila ditegur. Dia adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Namun Ridwan mau mengerjakan apa saja, dari pembersih kebun sawit hingga menambang emas.

Ibunya berharap Ridwan mendapatkan keringanan hukuman. Namun, jika permintaan ini terlalu berat, dia meminta anaknya dihukum setimpal.

“Kepada keluarga yang menjadi korban, kami memohon maaf atas perbuatan yang dilakukan Ridwan. Selaku orang tua saya sudah sering mengingatkan dia untuk tidak melakukan hal-hal yang salah,” kata Arbi. “Dia sudah dewasa. Semua perbuatannya menjadi tanggung jawab dia.”

Komentar

Loading...