Bacaleg dari Papua Hartanya Kalahkan Hary Tanoe.

Bacaleg dari Papua Hartanya Kalahkan Hary Tanoe.
Foto: Rachman Haryanto

KBA.ONE, Jakarta - Nama Wilhelmus Rollo tiba-tiba ramai diperbincangkan publik. Pria yang maju sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPD Papua itu memiliki harta yang nilainya mencapai Rp 20 triliun.

Tentu hal itu cukup menghebohkan. Dalam situs KPK dia menjadi bacaleg yang memiliki harta paling banyak. Bahkan kekayaan Wilhelmus mengalahkan harta Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO).

Kekayaan Wilhelmus juga setara dengan daftar orang-orang terkaya di Indonesia. Hartanya sama dengan nilai kekayaan Ciputra, bahkan lebih tinggi dibanding kekayaan Hary Tanoesoedibjo.

Dilihat dari situs www.kpk.go.id/id/pantau-pilkada-dpd, total harta yang telah dilaporkan oleh Wilhelmus mencapai Rp20.005.765.593.909. 

Dalam situs itu, KPK menyebut Wilhelmus melapor pada 9 Juli 2018. Status pelaporannya terverifikasi lengkap. Proses verifikasi sendiri baru bersifat administratif.

Harta Wilhelmus itu jauh di atas milik Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO), yang dalam situs ini, terdaftar sebagai salah satu bacaleg DPD untuk wilayah Kalimantan Barat. Harta OSO tercatat Rp 449.490.497.196 dengan status diumumkan lengkap.

Selain itu, bacaleg DPD asal Kalimantan Selatan Muhammad Aunul Hadi Idham Chalid punya harta Rp 474.232.668.000. Harta ratusan miliar juga dimiliki oleh bacaleg DPD asal Sulawesi Barat, Almalik Pababari, senilai Rp 105.330.675.687.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) merupakan salah satu syarat mendaftar bagi bacaleg DPD. KPK telah membuka loket khusus pendaftaran LHKPN bagi para bakal caleg DPD RI untuk Pemilu 2019 sejak 4 hingga 19 Juli 2018.

Menurut KPK, Wilhelmus mengaku memiliki sebidang tanah di Muaratami, Jaya pura, yang disebutnya bernilai tinggi. Kok bisa?

"Pihak pelapor menyampaikan nilai yang tinggi tersebut karena nilai sebidang tanah yang dikatakan mengandung unsur tambang tertentu," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada detikcom.

Namun Febri mengatakan KPK baru melakukan klarifikasi awal yang sifatnya administratif. Untuk mengecek benar-tidaknya nilai harta yang diklaim Wilhelmus, KPK perlu melakukan verifikasi lebih lanjut.

"Klarifikasi awal telah dilakukan untuk memastikan tidak ada kesalahan ketik atau input data. Verifikasi substansi nanti baru dilakukan setelah terpilih dan menjadi penyelenggara negara, bukan saat ini," tutur Febri.

Dengan harta kekayaan tersebut, Wilhelmus seharusnya bisa ada di jajaran nama orang-orang terkaya Indonesia, bersanding dengan nama-nama beken seperti Rudi dan Michael Hartono, Ciputra, Tahir, hingga Chairul Tanjung. 

Bila melihat data yang dirilis Forbes, Wilhelmus bisa saja masuk di 15 besar orang terkaya RI. Sebab, total harta orang terkaya RI ke-15 yaitu Djoko Susanto nilainya mencapai US$ 1,3 miliar, setara Rp 18,6 triliun (kurs Rp 14.300), kalah dari harta yang dimiliki Wilhelmus. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Harta Wilhelmus itu jauh di atas milik Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO), yang dalam situs ini, terdaftar sebagai salah satu bacaleg DPD untuk wilayah Kalimantan Barat. Harta OSO tercatat Rp 449.490.497.196 dengan status diumumkan lengkap.

Selain itu, bacaleg DPD asal Kalimantan Selatan Muhammad Aunul Hadi Idham Chalid punya harta Rp 474.232.668.000. Harta ratusan miliar juga dimiliki oleh bacaleg DPD asal Sulawesi Barat, Almalik Pababari, senilai Rp 105.330.675.687.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) merupakan salah satu syarat mendaftar bagi bacaleg DPD. KPK telah membuka loket khusus pendaftaran LHKPN bagi para bakal caleg DPD RI untuk Pemilu 2019 sejak 4 hingga 19 Juli 2018.

Dengan kekayaan sebanyak itu, memang sepantasnya Wilhelmus Rollo masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Media asing Forbes yang rajin membuat daftar orang terkaya saja tidak mampu menangkap radar pria tersebut.

Kekayaan Wilhelmus bahkan setara dengan kekayaan pengusaha properti ternama Ciputra. Menurut data Forbes, Ciputra memiliki kekayaan sekitar US$ 1,4 miliar, angka itu setara dengan Rp 20,02 triliun. Dalam daftar orang terkaya dunia di 2018, Ciputra menduduki posisi ke 1650. 

Kekayaan Wilhelmus juga mengalahkan kekayaan pengusaha RI ternama lainnya. Misalnya saja Hary Tanoesoedibjo yang memiliki kekayaan sekitar US$ 1,1 miliar atau sekitar Rp 15,7 triliun.

Dalam daftar orang terkaya itu, terdapat juga nama-nama pengusaha ternama lainnya seperti Budi Hartono yang memiliki kekayaan sebesar US$ 17,4 miliar atau setara Rp 248,8 triliun.

Komentar

Loading...