Bantu Korban Banjir, DPC GMNI Aceh Tenggara Buka Posko Kantong Kolektif

Bantu Korban Banjir, DPC GMNI Aceh Tenggara Buka Posko Kantong Kolektif
kader-kader GMNI Aceh Tenggara salurkan bantuan sembako kepada korban banjir | Foto: Bulkainisah

KBA.ONE, Aceh Tenggara -Dewan Perwakilan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMI) Kabupaten Aceh Tenggara membuka posko bantuan kantong kolektif korban banjir yang menimpa 4 kecamatan di Agara, Selasa 8 Januari 2019.

Posko ini dibuka secara suka rela oleh kader-kader GMNI Aceh Tenggara untuk mengumpulkan bantuan yang akan disalurkan kepada para korban banjir. 

Banjir yang menerjang Kecamatan Badar, Kecamatan Babussalam, Kecamatan Lawe Bulan dan Bambel tersebut menghanyutkan puluhan rumah dan merendam ribuan lainnya. Banjir yang terjadi pada Senin dini hari 31 Desember 2019 tersebut disebabkan meluapnya debit Sungai Kali Bulan yang membawa material kayu gelondongan serta lumpur.

Posko bantuan kantong kolektif yang berada di Desa Pulonas Baru Kecamatan Lawe bulan tersebut sudah dibuka sejak pagi hari setelah air surut. Reza Eka Patra selaku ketua DPC GMNI Aceh Tenggara mengungkapkan posko tersebut didirikan untuk menyalurkan bantuan dari berbagai pihak kepada para korban. Selain itu posko tersebut juga melayani pengobatan gratis kepada para korban banjir.

H. Ali Basrah, S.Pd, MM, mantan Wakil Bupati Aceh Tenggara Periode 2015-2018 turut serta menyalurkan bantuan berupa beras, telur ayam, air mineral dan juga mie instan melalui Posko Bantuan kantong kolektif GMNI Aceh Tenggara kepada korban banjir di Desa Pulonas Baru.

Menurutnya GMNI Aceh Tenggara, mereka merupakan satu-satunya organisasi mahasiswa (Ormawa) yang agresif dalam hal ini . Pasalnya hingga kini belum ada ormawa yang dengan sigapnya langsung membuka posko bantuan, ujarnya saat ditemui di posko 

Selain Mantan Wakil Bupati tersebut beberapa cabang GMNI juga menyalurkan bantuan melalui posko bantuan kantong kolektif GMNI Aceh Tenggara, seperti DPC GMNI Aceh Tengah, DPC GMNI Kendari dan DPC GMNI Gorontalo.

Pihak Aksi Cepat Tanggap (ACT) Agara juga tidak lupa ikut berkontribusi dan memberikan bantuan berupa beras, minyak goreng, dan perlengkapan mandi untuk para korban.

DPC GMNI Aceh Tenggara juga memberikan bantuan hasil sumbangan berupa uang tunai dari teman-teman DPC lain. Bantuan itu akan dibelikan alat tulis sekolah seperti buku, bolpen dan tas sekolah. Sebab, banyak korban memiliki anak yang masih bersekolah dan otomatis perlengkapan mereka ikut hanyut. Untuk itu, katanya, GMNI mengambil inisiatif membagikan alat tulis kepada para korban bencana tersebut. Posko GMI masih tetap dibuka dan mendistribusikan bantuan.

"Posko kita tutup jika masyarakat sudah mulai beraktivitas sebagaimana biasanya," ujar Riko Hermanda, sekretaris DPC GMNI Aceh Tenggara dan Koordinator lapangan   di Posko bantuan Kantong Kolektif DPC HMI. ***

Komentar

Loading...