Bea Cukai Meulaboh Tangkap Penyelundup 3.300 Bungkus Rokok Ilegal

Bea Cukai Meulaboh Tangkap Penyelundup 3.300 Bungkus Rokok Ilegal
Kepala KPPBC TMP C Meulaboh, Akbar Harfianto, dua kanan dan perwakilan Kejaksaan Negeri Simeulue saat memperlihatkan barang bukti rokok yang disita |Foto: Revina Rahayu

KBA.ONE, Aceh Barat - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC-TMP) C Meulaboh, menangkap pelaku penyelundupan rokok tanpa pita cukai di Simeulue, pada Kamis, 17 Januari 2019 lalu.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Meulaboh, Akbar Harfianto, Selasa, 12 Maret 2019, mengatakan, rokok tanpa pita cukai merk H Mind diamankan pihaknya sebanyak 3.300 bungkus dari tersangka DS, warga Asahan, Medan, Sumatera Utara.

“Rokok tersebut merupakan rokok yang berada di kawasan bebas Batam, Kepulauan Riau,” kata Akbar saat melakukan konferensi pers di Meulaboh, Aceh Barat.

Rokok H Mind ini, lanjutnya, adalah rokok yang diedarkan di kawasan bebas Batam, Kepulauan Riau. Namun, Karena berada di Simeulue dan rokoknya tidak dilekati pita cukai, makanya ditahan.

“Kalau rokok ini beredar di kawasan bebas Batam dibenarkan tidak dilekati pita cukai. Namun, karena beredarnya di Simeulue, rokok ini menjadi rokok ilegal,” sebutnya.

Untuk membuktikan keaslian rokok H Mind tersebut, pihak Bea Cukai melakukan uji laboratorium menggunakan dua sampel yakni rokok H Mind yang disita dan rokok H Mind yang ada di kawasan bebas Batam.

“Hasil uji lab tersebut membuktikan bahwa rokok H Mind yang diamankan di Simeulue identik dengan rokok H Mind yang berada di kawasan bebas Batam,” ujar Akbar

Ia menjelaskan, kronologi penangkapan terhadap DS dilakukan berdasarkan laporan masyarakat. Kemudian, sambung Akbar, pihak KPPBC TMC C Meulaboh menurunkan tim monitoring bea cukai guna melakukan pembuktian atas laporan tersebut.

“Tim kita terus melakukan penelusuran sampai ke pemilik rokok ilegal tersebut,” ungkapnya

“Tersangka DS, 27 tahun, diamankan di Kampung Aie, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue,” sambungnya

Dalam tindakan tersebut, pihaknya mengamankan barang bukti 3.300 bungkus rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) merk H Mind, 1 unit mobil box dengan nomor polisi S 8206 D, dan satu orang tersangka.

“Untuk tersangka, saat ini kita titipkan di rumah tahanan Simeulue dan berkas perkaranya sudah kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri Simeulue,” lanjutnya.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Kejaksaan Negeri Simeulue, Muliadi, mengatakan, pihaknya sudah menerima berkas perkara dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Meulaboh. Setelah dilakukan pengecekan dan berkas tersebut sudah dinyatakan lengkap atau P21.

“Atas perbuatannya tersebut, DS disangkakan Undang - Undang Republik Indonesia, Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Cukai, Pasal 54 dengan hukuman paling cepat 1 tahun penjara dan paling lama 5 tahun penjara atau pidana denda paling sedikit 2 kali nilai cukai atau 10 kali nilai cukai,” tutupnya.

Komentar

Loading...