Bea Cukai Sabang Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp64,5 Juta

Oleh ,
Bea Cukai Sabang Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp64,5 Juta
Bea dan Cukai Sabang musnahkan barang bukti. | KBA. ONE: Diki Arjuna

KBA.ONE, Sabang – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe madya pabean C Sabang melaksanakan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) sebesar Rp. 64.510.000,-.

Pemusnahan dilakukan di lahan kosong perumahan dinas milik instansi tersebut di jalan Malahayati Jurong Kebun Merica, Sukakarya, Sabang, Kamis 10 Januari 2019.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe madya pabean C Sabang, Koen Rachmanto, mengatakan barang milik negara tersebut  merupakan hasil penindakan kepabeanan dan cukai selama kurun waktu 2015 sampai 2018.

Nilai taksir barang milik negara tersebut sebesar Rp. 64.510.000,- terdiri dari rokok 5.808 batang, produk makanan berupa sauce 694 botol, gula pasir 500 kg, beras ketan 750 kgs, bagian kendaraan bermotor bekas sebanyak 13 pkgs, dan barang mengandung konten pornografi (sex toys) sebanyak dua pcs.

Barang-barang tersebut dinyatakan tidak memiliki ijin masuk dan barang yang dibatasi peredarannya. Petugas Bea dan Cukai mendapati barang tersebut di pelabuhan penyeberangan Balohan, Kantor Pos Sabang, beberapa tempat peredaran kena cukai, dan tempat lain yang dijadikan sebagai lalulintas barang.

“Penindakan dan pemusnahan barang milik negara ini merupakan hasil kerja keras Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe madya pabean C Sabang, dengan tetap bersinergi bersama pihak terkait, para penegak hukum dan masyarakat Kota Sabang,” ujarnya.

Koen Rachmanto enambahkan sebelumnya barang sitaan tersebut seperti gula pasir dan beras ketan akan di hibahkan ke Dinas Sosial untuk dibagi ke masyarakat. Tapi, setelah dilakukan pengecekan produk pangan tersebut sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi.

Pemusnahan barang bukti tersebut disaksikan Sekdako Sabang Zakaria, Kakanwil DJBC Aceh Ronny Rosfyandi, Kepala Kantor Bea Cukai Sabang Koen Rachmanto, pihak Kejaksaan Sabang, TNI Dan Polri, serta pihak Karantina Kota Sabang. ***

Komentar

Loading...