Forum Keuchik se-Kota Sabang

DKS Diduga Tidak Pro Antikorupsi

Oleh ,
DKS Diduga Tidak Pro Antikorupsi
Dua dari kiri: Irwandi Yusuf (Gubernur Aceh Non Aktif), Adnan Ganto (Dewan Penasihat BPKS), dan Nova Iriansyah (Plt Gubernur Aceh), saat pelantikan Sayid Fadhil sebagai Kepala BPKS pada 22 Maret 2018. | Foto: Youtube.

“Satu-satunya pimpinan yang berani membongkar kerak hitam dalam tubuh BPKS, yang sekian lama sudah menjamur, adalah Sayid Fadhil,” kata Ayah Nan

KBA.ONE, Sabang - Heboh wacana penggantian Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Dr.Sayid Fadhil, SH,M.Hum, Forum Keuchik se-Kota Sabang,  Jumat  10 Januari 2019, mengungkapkan kekecewaannya kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Menurut  Ketua Forum Keuchik Sabang, Adnan Hasyim, yang dikenal dengan panggilan Ayah Nan, Kepala BPKS, Sayid Fadhil, selama ini dianggap sebagai pimpinan yang punya integritas. Khususnya, kata Ayah Nan, dalam upayanya “membersihkan” lembaga itu dari perilaku korupsi.  

“Satu-satunya pimpinan yang berani membongkar kerak hitam dalam tubuh BPKS, yang sekian lama sudah menjamur, adalah Sayid Fadhil,” kata Ayah Nan, ketika menemui Ketua BPKS di kantornya bersama sejumlah keuchik dari 18 keuchik yang ada di Sabang. 

Ayah Nan (dua dari kanan) dan Sayid Fadhil (tengah). | KBA.ONE: Diki Arjuna.

Menyangkut adanya wacana penggantian Kepala BPKS oleh Plt Gubernur Aceh selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang (DKS), Ayah Nan justru mempertanyakan apa pasalnya sehingga Sayid Fadhil harus diganti sebelum waktunya.

“Kalau memang Sayid Fadhil melakukan kesalahan, Ketua DKS dan Dewan Pengawas (Dewas) terlebih dahulu harus melakukan pemanggilan, bukan mendengar dari sebelah pihak saja,” lanjut Ketua Forum Keuchik Sabang tersebut.

Ayah Nan menduga jika wacana pergantian Sayid Fadhil gara-gara mengganti beberapa staf bermasalah di BPKS, bahkan terindikasi korupsi karena beberapa di antaranya tengah diperiksa penyidik kejaksaan dan kepolisian, patut diduga DKS tidak pro antikorupsi. ”Ini harus kita lawan demi memajukan Sabang,” tekad Ayah Nan.

DKS atau Dewan Kawasan Sabang  terdiri dari Gubernur Aceh ex officio (karena jabatan) beranggotakan Wali Kota Sabang dan Bupati Aceh Besar. 

Surat dukungan Forum Keuchik se Kota Sabang untuk Sayid Fadhil. | KBA.ONE: Diki Arjuna.

Forum Keuchik Sabang dalam pertemuan dengan Sayid Fadhil ingin memastikan Kepala BPKS menepati janjinya untuk komit membangun Sabang. Kata Ayah Nan, Kepala BPKS pada kesempatan itu memaparkan apa-apa saja yang sudah dilakukan untuk melunasi janjinya kepada warga Sabang.

Atas nama masyarakat dan Forum Keuchik, Ayah Nan mempertanyakan, apakah pernah Ketua DKS memanggil Kepala BPKS untuk menanyakan kinerja BPKS?  Jika tidak pernah, tambah Ayah Nan, lantas apa dasarnya Ketua DKS  mengganti Kepala BPKS?

Di akhir pertemuan, Forum Keuchik Sabang sepakat akan mempertahankan Sayid Fadhil sebagai Kepala BPKS, apa pun alasannya. Bahkan kata Ayah Nan, masyarakat Sabang siap turun ke jalan mempertahankan jabatan Sayid Fadhil.  (*)

Komentar

Loading...