Dua Mahasiswa UIN Ar-Raniry akan Berangkat ke Jepang

Dua Mahasiswa UIN Ar-Raniry akan Berangkat ke Jepang
Sandi Putra dan Siti Zuhra | KBA.ONE/Syukran Jazila

Sandi mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum di Fakultas Syariah dan Hukum. Sedangkan Siti di Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

KBA.ONE, Banda Aceh - Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri atau UIN Ar-Raniry, Sandi Putra dan Siti Zuhra, bakal berangkat ke Jepang mengikuti Future Leader Camp Batik Festival pada Januari 2018 di Kyoto. Sandi dan Siti termasuk dalam 50 peserta yang terpilih setelah melalui serangkaian seleksi seperti wawancara dan penulisan artikel. "Setelah mendaftar online, kami disuruh mengirim karya tulis bertemakan batik. Dari seleksi karya tulis itu kemudian ikut tes wawancara via telepon dan dinyatakan lolos berangkat ke Kyoto," ujar Sandi kepada KBA.ONE, Selasa, 6 Desember 2017, di Rahmat Coffe Lingke, Banda Aceh.

Sandi mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum di Fakultas Syariah dan Hukum. Sedangkan Siti di Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Keduanya aktif di organisasi kampus. Sandi sebagai Ketua Unit Kegiatan Khusus Pramuka. Sedangkan Siti sebagai sekretaris umum di organisasi yang sama.

Future Leader Camp Batik Festival, kata Sandi, agenda tahunan yang dibuat Youth For Leader Future dan Rumah Kepemimpinan (Instansi Pelatihan Mahasiswa) yang bekerja sama dengan Persatuan Pelajar Indonesia di Kyoto. Future Leader Camp Batik Festival merupakan rangkaian kegiatan para calon pemimpin bangsa untuk melatih jiwa kepemimpinan dan mempelajari karakteristik serta strategi kepemimpinan di Jepang.

“Agenda tahunan kali ini temanya batik. Nanti di Kyoto kita akan memperkenalkan budaya dan adat Indonesia yang dikemas dalam acara International Batik Conference. Bukan hanya batik, dari Aceh kami akan memperkenalkan motif Aceh, seperti Pintoe Aceh dan motif lainnya,” ujar Sandi. Festival, tambah dia, diagendakan sejak 21-25 Januari di sebuah kampus di Kyoto. Acara tersebut tak berbentur dengan jadwal kuliah karena mulai Januari kampus libur.

Untuk persiapan keberangkatan, Sandi dan Siti kini sedang mencari sponsor dengan melobi beberapa instansi terkait. “Kami berharap Pemerintah Aceh baik di kabupaten dan daerah dan kampus mendukung kegiatan ini. Terutama kepada Dekranasda Aceh, karena terkait promosi Aceh di Kyoto,” ujar Sandi.

Komentar

Loading...