Durian Meulaboh Diserbu Pembeli di Lhokseumawe

Durian Meulaboh Diserbu Pembeli di Lhokseumawe
Pembeli memilih durian di lapak pedagang Jalan Stadion, Lhokseumawe, Senin (4/12) | KBA.ONE/Ryzhal Bayezid

Sementara Jamal, pedagang asal Kuta Makmur mengatakan, harga durian yang dijualnya masih standar seperti sebelumnya, meskipun bukan durian lokal.

KBA.ONE, Lhokseumawe - Hujan yang terus turun beberapa hari belakangan tak menyurutkan keinginan warga Lhokseumawe menyantap durian. Lapak-lapak pedagang durian yang berada di kawasan Jalan Stadion Tunas Bangsa, Desa Mongeudong, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, diserbu pembeli.

Para pembeli rela mengantre demi mendapatkan buah durian asal Lamno dan Meulaboh tersebut. "Durian yang kita angkut dari Meulaboh maupun Lamno ini, sejak beberapa hari terkahir ini banyak diminati pembeli dari berbagai golongan pada musim hujan seperti ini," ujar Jamal, pedagang durian di kawasan tersebut kepada KBA.ONE, Senin, 4 Desember 2017.

Ilyas seorang pembeli mengatakan biasanya saat musim hujan harga durian naik. “Sebelumnya harga buah durian dari bukan lokal, bisa kita dapatkan dengan harga Rp5 ribu per buah ukuran kecil. Tapi hari ini buah durian kecil tersebut dibanderol Rp10 hingga Rp15 ribu per buah," sebutnya. Harga tersebut dinilainya terus naik seiring bertambahnya pembeli mendapatkan buah durian.

Sementara Jamal, pedagang asal Kuta Makmur mengatakan, harga durian yang dijualnya masih standar seperti sebelumnya, meskipun bukan durian lokal. Saat musim hujan seperti ini, Jamal membelinya dengan harga sedikit mahal ketimbang sebelumnya dari distributor di Meulaboh maupun Lamno.

Harga durian yang dijual Jamal bervariasi tergantung ukuran buah. “Semakin besar dan bagus semakin tinggi harganya. Ada juga ukuran kecil tiga buah kita jual Rp20 ribu," ujarnya. Durian yang dijajakan para pedagang tersebut, kata Jamal, baru beberapa hari terakhir ini laku keras.

Hal senada juga diungkapkan Husaini, pedagang durian di jalan Perdagangan. Meskipun harga durian agak sedikit lebih mahal, kata Husaini, minat pembeli tergolong tinggi untuk ukuran musim hujan seperti saat ini.

Kontributor Lhokseumawe, Ryzhal Bayezid

Komentar

Loading...