Empat Peracik Ekstasi Diamankan dari Sebuah Rumah di Aceh Utara

Empat Peracik Ekstasi Diamankan dari Sebuah Rumah di Aceh Utara
Empat tersangka pembuat pil ekstasi. Foto KBA/Safrizal.

Ekstasi produk rumahan ini dijual seharga Rp 50 ribu per butir.

KBA.ONE, Lhokseumawe - Kepolisian Resor Lhokseumawe mengamankan empat pria. Mereka diduga membuat narkoba jenis ekstasi di sebuah rumah di Gampong Keude Bayu, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara. 

“Beberapa pemuda kerap melakukan transaksi jual beli narkotika jenis eksatasi di sana,” kata Kepala Satuan Narkoba Inspektur Satu Zeska Julian, Senin, 12 Februari 2018.

Para pelaku ditangkap Kamis dini hari pekan lalu. Setelah mendapatkan informasi keberadaan industri rumahan ekstasi itu,  polisi menjebak dengan berpura-pura sebagai pembeli. 

Empat tersangka peracik pil ekstasi diamanan di kantor polres. Mereka adalah Mur, 22 tahun, Awi (21), Mal (33) dan Yan (59).

Dari kantong tersangka Mul polisi mendapati 21 butir ekstasi. Setelah diperiksa lebih lanjut, polisi menemukan alat pembuatan pil eksasi serta 107 butir pil.

Selain itu, polisi juga menemukan 1 paket sabu-sabu. Ini adalah salah bahan untuk membuat ekstasi. Bahan lain yang digunakan adalah ganja, paracetamol dan alkohol 70 persen. Ekstasi produk rumahan ini dijual sehargaR Rp 50 ribu per butir.

Dari rumah itu, polisi juga menyita timbangan elektrik, mal besi pencetak pil ekstasi, satu set lesung, dua sepeda motor, empat unit HP serta enam butir amunisi aktif jenis FN. "Semua diamankan untuk proses penyelidikan," kata Zeska.

Komentar

Loading...