Gajah Jinak Tewas Diracun di CRU Serbajadi Aceh Timur  

Gajah Jinak Tewas Diracun di CRU Serbajadi Aceh Timur  
Kepolisian bersama petugas CRU Serbajadi Aceh Timur melakukan penyelidikan dilokasi matinnya Bunta, gajah jinak berusia 27 tahun. Foto: BKSDA

Salah satu gading hilang saat gajah ditemukan

KBA.ONE, Aceh Timur – Seekor gajah jinak tewas diracun di Conservasi Respon Unit  (CRU) di Dusun Jamur Batang, Gampong Bunin, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur.  Saat ditemukan, satu gading gajah jantan bernama Bunta tersebut hilang.

“Pelaku membunuh gajah menggunakan buah mangga dan pisang yang telah diberi racun. Setelah mati gading gajah diambil pelaku,” kata Kapolres Aceh Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi Wahyu Kuncoro, Minggu 10 Juni 2018.

Menurut Wahyu, kematian gajah jantan berusia 27 tahun itu diketahui Sabtu 9 Juni 2018 pagi sekira pukul 08.00 WIB, saat Saifuddin , mahout atau pawang gajah pada CRU Serbajadi hendak memindahkan gajah.

“Saudara Saifuddin datang untuk memindahkan gajah, tapi sampai ke lokasi dia melihat gajah sudah mati dan salah satu gadingnya hilang,” kata Wahyu.

Wahyu mengatakan pelaku mengambil gading gajah dengan membelah atau merusak pipi gajah diduga menggunakan senjata tajam. Polisi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembunuh satwa yang dilindungi tersebut.

“Masih kita selidiki. Kami sudah mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan dilokasi. Semoga pelaku bisa segera ditangkap,” kata Wahyu.

Komentar

Loading...