Gara-Gara Tidak Sesuai Tahapan, Rekapitulasi Suara di Pidie Sempat Terhenti   

Oleh ,
Gara-Gara Tidak Sesuai Tahapan, Rekapitulasi Suara di Pidie Sempat Terhenti   
Ilustrasi |Foto: Ist

KBA.ONE, Pidie - Tahapan rekapitulasi suara di Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, sempat terhenti sementara, Minggu 21 April 2019, sekitar pukul 16.00 WIB, gara-gara tidak sesuai tahapan.
 
Untuk mengetahui, penyebab terhentiya rekapitulasi di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mutiara Timur, KBA.ONE mencoba menelusiri dan menghubungi Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Pidie, Minggu petang 21 April 2019.

Berdasarkan keterangan dari ketua Panwaslih Pidie, Junaidi, kepada KBA.ONE, terhentinya proses rekapitulasi di PPK Mutiara Timur, setelah mendapat laporan dari hasil supervisi pihaknya, rekapitulasinya dilaksanakan oleh PPK tidak sesuai tahapann. Sehingga Panwaslih merekomedasi untuk menunda sementara hingga Senin 22 April 2019.

Rekomendasi tersebut dikeluarkan Panwaslih, kata Junaidi, setelah menelusuri proses rekapitulasi tidak sesuai tahapan, seperti yang diamanahkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 4  tahun 2019 tentang rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan penetapan hasil pemilihan umum.

“Saat terhentinya proses rekapitulasi, masih dalam terhadap perolehan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Gampong Jojo Mutiara Timur,” katanya.

Lanjut Junaidi, seharusnya sesuai aturan, saat melakukan rekapitulasi suara di tingkat kecamatan pihak PPS bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dimulai dengan formulir C-1 yang berhologram. Setelah iti, hasil rekapitulasi  tersebut dihimpun ke dalam formulir DAA1 plano Pemilihan Presiden Wakil Presiden/ Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK). Setelah itu baru direkapitulasi kembali dan dimasukkan ke dalam formulir DA1, lalu dibawa ke kabupaten.

“Karena sudah melampaui tahapan makanya kita merekomendasi penundaan sementara atau jeda,” ujarnya.

Tentang jeda rekapitulasi, Junaidi menyebut, Senin akan dilanjutkan kembali sesuai tahapannya. Namun, berdasarkan supervisi, pihaknya, waktu selama lima hari untuk rekapitulasi suara dikuatirkan tidak cukup. Makanya, kata dia,  pihaknya meminta rekomendasi KIP setempat untuk mempertimbangkan kembali soal waktunya.

“Kita telah menyurati KIP untuk meminta mempertimbangkan kembali soal waktu,” ungkapnya. ***

Komentar

Loading...