Gembong Narkoba MI Diisukan Terkait Kaburnya 113 Napi Lambaro

Gembong Narkoba MI Diisukan Terkait Kaburnya 113 Napi Lambaro
Deklarasi anti narkoba. | KBA.ONE: Fatma

KBA.ONE, Banda Aceh - Beredar isu kaburnya 113 napi Lapas Kelas II A Banda Aceh, di Lambaro, Aceh Besar, terkait dengan MI, seorang gembong narkoba penghuni Lapas Lambaro, karena para napi yang kabur lebih dominan kasus Narkoba.

Tapi, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh Faisal Abdul Naser langsung menampik kabar tersebut. “MI tidak melarikan diri. Sebelum kejadian kaburnya napi yang ada di Lapas lambaro, MI sudah dibuatkan surat agar dijemput dibawa ke jakarta untuk pemeriksaan lanjutan,” kata Brigjen Pol Faisal Abdul Naser kepada KBA.ONE saat menghadiri acara Deklarasi Anti Narkoba Di taman Bustanussalatin Banda Aceh. Selasa 4 Desember 2018.

Faisal mengatakan, “setelah kita mengantar surat ke Kanwil [Kemenkum HAM Aceh], dan Kanwil menyetujui, baru besoknya setelah kejadian, MI dibawa ke Jakarta. Alasan MI dibawa ke Jakarta yaitu untuk pemeriksaan lanjutan kasus TPPU,” jelasnya.

Faisal Naser menambahkan ada tahanan yang prosesnya di Jakarta tapi dititipkan di Lapas Lambaro juga. Tidak semua tahanan narkoba yang kasusnya di sini. ”Saya juga berterima kasih kepada aparat penegak hukum lainnya karena saya berkerja tidak sendiri,” tutup Faisal.

Di waktu terpisah, Kabid Humas Polda Aceh mengatakan indikasi keterkaitan MI dengan kaburnya 113 napi Lapas Lambaro masih sebatas dugaan.

“Dari hasil intelijen, 6 orang napi diduga sebagai provokasi. Satu di antaranya sudah kita amankan berinisial SY. Ia diduga sebagai provokator dan kita belum bisa menyebutkan lebih rinci,” kata AKBP Ery Apriyono, Kabid Humas Polda Aceh. ***

Komentar

Loading...