Gempa Aceh, 8 Rumah Rusak di Pidie

Gempa Aceh, 8 Rumah Rusak di Pidie
Sumber: TDRMC Unsyiah.

KBA.ONE, Pidie - Sedikitnya delapan rumah mengalami kerusakan setelah gempa bumi berkekuatan 5,1 skala richter mengguncang Geumpang, Pidie. Gempa bumi ini juga dirasakan hingga ke Banda Aceh.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie merilis empat unit rumah yang mengalami kerusakan, yakni milik Bahtiar Zulkifli, Muhammad Isa, A Hamid Harun, Bustami Ismail, Serik Maulana, Muhammad Den, Mustafina dan Andul Hamid.

Satu rumah ibadah, puskesmas dan kantor camat juga dilaporkan rusak. "Itu merupakan data sementara, dari pihak kecamatan. Bisa saja bertambah, hari ini tim reaksi cepat akan turun ke lokasi untuk mendata,” kata Ketua Pelaksana BPBD Pidie, Apriadi, Jumat, 9 Februari 2018.

Rata-rata bangunan mengalami kerusakan di bagian dinding. Pemerintah mengategorikan tingkat kerusakan dalam dua kategori: rusak ringan dan rusak sedang. Begitu juga kondisi Masjid Syuhada, puskesmas dan kantor camat setempat.

"Kita minta masyarakat tidak panik dalam menghadapi situasi ini,” ujar Apriadi.

Gempa bumi Kamis sore tadi terjadi tercatat sebagai gempa darat yang terjadi di wilayah Geumpang, Pidie, berkekuatan 5,1 skala richter dengan kedalaman 10 kilometer. Epicenter gempa bumi terletak tepat di sepanjang Sesar Sumatera. Mekanisme gempa bumi menunjukkan sesar geser menganan murni (right lateral strike slip) bersesuaian dengan karakteristik Sesar Sumatera.

"Dapat disimpulkan bahwa gempa tersebut terjadi akibat aktivitas Sesar Sumatera di daerah Geumpang," kata Muksin Umar, Koordinator Geohazard Research Group, Tsunami and Disaster Mitigation Research Centre, Universitas Syiah Kuala, dalam rilis yang diterima KBA, kemarin.

Sesar aktif di luar Sesar Sumatera di Aceh yang belum menghasilkan gempa merusak antara lain Sesar Seulimeum, Batee, Samalanga, Nisam Aceh Utara, dan Sesar di Wilayah Tenggara Aceh.

Kontributor Marzuki

Komentar

Loading...