Harus Tempuh 33 Kilometer, Sultan Daulat Mendambakan SPBU - Ekonomi - Kantor Berita Aceh (KBA)

Harus Tempuh 33 Kilometer, Sultan Daulat Mendambakan SPBU

Harus Tempuh 33 Kilometer, Sultan Daulat Mendambakan SPBU
Ilustrasi: Hargo.co

Harga Pertalite Rp10 ribu per liter, kehadiran SPBU sangat meringankan warga.

KBA.ONE, Subussalam - Kehadiran Stasiun Bahan Bakar Minyak (SPBU) menjadi harapan sejumlah masyarakat yang bermukim di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subussalam. Kehadiran SPBU dinilai sangat membantu warga di 13 desa di Kecamatan Sulthan Daulat yang saat ini harus menempuh perjalanan hingga 33 kilometer menuju kota Subussalam untuk mendapatkan BBM.

"Kami merasa kesulitan sekali kalau mau membeli BBM karena harus ke Subulussalam. Jarak dari desa saya ke sana (Kota Subussalam) sekitar 33 kilometer," kata Wahyudi salah seorang warga Desa Jambi Baru, Rabu 8 Agustus 2018.

Wahyudi mengatakan, keberadaan SPBU di Kecamatan Sulthan Daulat tidak hanya membantu perekonomian warga tapi juga mampu mendorong kemajuan industri serta pariwisata di Kecamatan itu. Jarak tempuh menuju Kota Subussalam yang jauh, membuat warga di Kecamatan Sultan Daulat harus membeli minyak lebih mahal.

"Disini BBM jenis Pertalite harga perliternya dijual pedagang eceran 10 ribu rupiah padahal jika di SPBU hargannya hanya Rp7600 perliter. Tentu ini sangat memberatkan masyarakat disini. Tapi ketimbang harus menuju Subussalam mau tidak mau harus dibeli," kata Wahyudi.

Wahyudi berharap, pertamina dan pemerintah setempat membantu warga mengatasi permasalahan tersebut dengan mendirikan SPBU. Kehadirannya diharap dapat membantu berbagai aktivitas perekonomian warga terutama mereka yang berpenghasilan rendah.

"Semoga harapan kami didengar pemerintah karena kehadiran SPBU pasti sangat meringankan masyarakat di Kecamatan Sulthan Daulat yang jauh dari pusat kota Subussalam. Selisih harga untuk BBM jenis Solar juga demikian bahkan mungkin lebih besar termasuk untuk BBM untuk jenis pertalite. Kontributor Subussalam : Tarmizi

Komentar

Loading...