Ikut Trump, Paraguay Pindahkan Kedubes ke Yerusalem Akhir Mei

Ikut Trump, Paraguay Pindahkan Kedubes ke Yerusalem Akhir Mei
Paraguay mengikuti langkah Amerika Serikat dan Guatemala, memindahkan kedutaan besar di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. (Reuters)

KBA.ONE, Jakarta - Paraguay akan memindahkan kedutaan besarnya di Israel ke Yerusalem pada akhir Mei. Rencana itu diumumkan juru bicara pemerintah Paraguay dan Menteri Luar Negeri Israel, Senin 7 Mei 2018. Langkah Paraguay tersebut mengikuti Amerika Serikat dan Guatemala.

"Presiden Paraguay Horacio Cartes akan mengunjungi akhir bulan ini untuk membuka kedutaan di Yerusalem," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Reuters.

Juru bicara pemerintah Paraguay menyatakan Cartes dijadwalkan berkunjung ke Israel untuk memindahkan kedutaan pada 21 atau 22 Mei.

Dalam kunjungan ke Venezuela dan bertemu Presiden Nicolas Maduro, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyatakan bahwa dia berharap negara-negara lain tidak mengikuti langkah Paraguay, Guatemala dan Amerika Serikat.

"Kami berharap negara-negara lain di benua Amerika tidak memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem, karena tindakan ini bertentangan dengan hukum internasional," kata Abbas.

Niat Paraguay diumumkan sepekan sebelum kedutaan besar AS dibuka di Yerusalem pada 14 Mei. Langkah itu sejalan dengan pernyataan Presiden Donald Trump pada 6 Desember, yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Kesepakatan internasional menyatakan status Yerusalem harus ditentukan berdasarkan dialog perdamaian Israel-Palestina. Langkah Trump menuai kecaman dari Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Komentar

Loading...