Ini Kronologi Anak Bunuh Ayah Kandung

Ini Kronologi Anak Bunuh Ayah Kandung
Tersangka DN |Foto: ist

KBA.ONE, Nagan Raya - Bermula pada perdebatan memperebutkan kebun sawit milik sang ayah, DN alias Botong, 31 tahun, nekat membunuh ayah kandungnya M Yusuf yang melarang DN mengelola kebun sawit miliknya. Korban tewas pada Minggu 23 Juni 2019 karena kehabisan darah akibat luka tusuk di bahu sebelah kiri, dan dicekik oleh pelaku.

Pasca penikaman, seorang saksi bernama Kausar mendengar teriakan orang minta tolong dari arah kebun sawit yang berada di Desa Alue Raya, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya. Setiba di lokasi dia melihat seorang pria memakai baju berwarna merah lari ke arah semak-semak.

"Saat didatangi Kausar, tangan korban masih bergerak, karena dia takut melihat darah maka dia langsung mencari pertolongan warga. Namun saat anaknya DN saksi mulai curiga karena warna baju yang sama dengan pria yang dia lihat berlari ke semak-semak," ucap Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito melalui Kasubdit III Jatanras Kompol Suwalto, Sabtu 6 Juli 2019.

Menurut keterangan polisi, saat introgasi DN telah mengakui perbuatannya. Dia mengatakan dirinya bertemu dengan sang ayah di kebun dengan maksud ingin kembali meminta mengelola kebun sawit yang telah diambil alih semenjak Maret 2019 lalu, sehingga pelaku tidak memiliki pendapatan selama berbulan-bulan.

"Dia punya anak dua orang dan sudah mengambil kredit sepeda motor, jadi mengalami kendala ekonomi. Korban tidak mau memberikan ijin mengelola kebun lagi, pelaku langsung membekap dan menusuk korban dengan pisau," ucap Suwalto pada KBA.ONE.

Saat ini seluruh barang bukti dan tersangka DN telah diserahkan ke Polres Nagan Raya untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. *** 

Komentar

Loading...