Jembatan Gantung Sikundo Selesai Dibangun tahun 2018

Oleh ,
Jembatan Gantung Sikundo Selesai Dibangun tahun 2018
Jembatan di gampong sikundo, kecamatan Pante Ceuremen, Kabupaten Aceh Barat yang baru selasai di bangun dengan anggaran dana alokasi khusus kabupaten Aceh Barat |Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Pemerintah Aceh menyatakan telah menyelesaikan pembangunan jembatan di Gampong Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, dengan Dana Otonomi Khusus Kabupaten (Doka) tahun 2018. Kini, jembatan tersebut sudah bisa dilintasi masyarakat setempat.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Rahmad Raden, di Banda Aceh, Jumat, 8 Februari 2019, menyikapi potongan berita televisi swasta yang sempat viral di sejumlah group WhatsApp dan media sosial dalam 24 jam terakhir, dengan mempertontonkan warga bergelantungan pada tali jembatan darurat.

Pemandangan yang miris pada pemberitaan televisi itu terlihat warga dan anak sekolah sedang melintasi jembatan tali (sling) di atas aliran Krueng Meureubo. Ada indikasi yang disorot kamera adalah jembatan tali yang belum dibongkar, dan posisinya memang dekat jembatan gantung yang baru selesai dibangun itu.

"Bila disorot dari jarak lebih jauh lagi mungkin akan tampak jembatan gantung yang baru tersebut. Tetapi, Tim Humas sedang menuju lokasi jembatan Sikundo untuk mengambil gambar terkini, dan membandingkannya, kata Rahmad lagi.

Menurut Rahmad, tahap pertama dan kedua pembangunan jembatan tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, sesuai kewenangannya. Sedangkan Pemerintah Aceh, kata dia, melanjutkan pembangunan tahap ketiga dengan menggunakan Doka Aceh Barat Tahun 2018. "Pemerintah Aceh melanjutkan pembangunan hingga fungsional. Yang menetapkan lokasi jembatannya di Gampong Sikundo pun Pemkab Aceh Barat," ujar Rahmad.

Bahkan, Rahmad melanjutkan, saat dimulai pembangunan tahap ketiga pada Agustus 2018, petugas Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pembangunan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh di Meulaboh dipandu oleh staf teknis Dinas Pembangunan Umum Pemerintah Aceh Barat datang sendiri ke lokasinya.

Lebih lanjut Rahmad menjelaskan, menurut informasi yang baru saja diterimanya dari Kepala Dinas PUPR Aceh Fajri tahun ini akan dibangun lagi tiga jembatan gantung di Aceh Barat, untuk menembus daerah terisolir dan membangun konektivitas antarwilayah, dengan cara membebaskan rakit atau jembatan tali di kawasan itu. "Pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur terintegrasi, dan lingkungan berkelanjutan merupakan bagian dari 10 misi Pemerintah Aceh hingga 2022," jelas Rahmad.

Karena itu, lanjut Rahmad, pemerintah kabupaten dan kota sepatutnya memprioritaskan penyediaan pelayanan dasar dan infrastruktur yang menjadi kewenangannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang. Lalu, diusulkan dalam Musrenbang provinsi pada April 2019. "Jembatan pada ruas jalan kabupaten dan kota merupakan kewenangan pemerintah kabupaten dan kota dan harus diusulkan dalam Musrenbang. Agar menjadi proritas anggaran Doka dalam RAPBA tahun 2020."***ADV 

Komentar

Loading...