Jokowi Terpana dengan Bulang Bulu Milik Penghulu Kute

Jokowi Terpana dengan Bulang Bulu Milik Penghulu Kute
Jokowi terpana saat melihat bulang milik Penghulu Kute Aceh Tenggara |Foto: Ist

KBA.ONE, Jakarta - Penghulu Kute, sebutan adat bagi Kepala Desa di Aceh Tenggara, mengikuti ajang silaturrahmi nasional pemerintahan desa seluruh Indonesia di Jakarta. Para penghulu kute mengenakan penutup kepala "Bulang Bulu" khas pemimpin dari Bumi Sepakat Sengenap, Aceh Tenggara.

Dalam ajang silaturrahmi ini,  Kabupaten Agara mengutus 30 peserta penghulu kute atau kepala desa di antara seribuan para kepala desa se indonesia yang hadir. Acara dipusatkan di gedung tenis indoor, Senayan, Jakarta, Rabu, 10 April 2019.

Ajang pertemuan kepala desa se Indonesia ini diprakarsai Apdesi atau Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia dan Badan Koordinasi Nasional Pembangunan Pemerintahan, Pemberdayaan Kemasyarakatan Desa ( BAKORNAS P3KD), ujar Ketua Apdesi Aceh Tenggara, Nawi Sekedang, kepada KBA.ONE, Kamis, 11 April 2019, di Jakarta.

Nawi Sekedang megatakan ke 30 orang penghulu kute atau kepala desa asal Aceh Tenggara menjadi pusat perhatian dari peserta lainnya sebab rombongan Aceh ini selain mengenakan seragam baju putih dan celana hitam, mereka mengenakan penutup kepala dari kain khas Aceh Tenggara yang disebut Bulang Bulu.

Sehingga, ajang nasional yang dihadiri Presiden RI, Joko Widodo, ini membawa kisah tersendiri bagi penghulu kute. Apalagi panitia kegiatan meminta para penghulu kute untuk duduk di barisan depan dekat dengan presiden Joko Widodo, kata Nawi.

"Pertemuan ini sangat terkesan bagi para penghulu kute, sebab dengan penutup kepala Bulang Bulu kita bisa memperkenalkan khas budaya kita, topi atau penutup kepala yang biasa digunakan pada pesta perkawinan suku Alas", tambah Nawi Sekedang.

Bahkan, salah seorang Penghulu Kute Aceh Tenggara, Lahmudin, mendapat kesempatan berdialog santai dengan presiden RI, Joko Widodo, seputar persoalan desa, katanya.

Menurut Nawi, Bulang Bulu ini nantinya akan diperdakan oleh Bupati Aceh Tenggara sebagai topi seragam bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Aceh Tenggara setiap jam kerja pada hari Rabu dan Kamis, kata Nawi.

Pekan silaturrahmi para kepala desa se Indonesia ini ikut dihadiri Mendagri, Cahyo Kumolo, dan Menkopolhukam, Wiranto, serta berbagai elemen sipil negara lainnya. *** 

Komentar

Loading...