Juragan, Wakil Ketua DPRK Nagan Raya, Ditahan di Rutan Calang

Juragan, Wakil Ketua DPRK Nagan Raya, Ditahan di Rutan Calang
Samsuardi alias Juragan, baju hitam, saat dibawa staf Kejari  Nagan Raya memasuki Lapas Calang. | Foto: Ist

KBA.ONE, Aceh Jaya - Wakil Ketua DPRK Nagan Raya, Samsuardi, alias Juragan, Jumat siang, 5 Juli 2019, ditahan pihak Kejaksaan Negeri Nagan Raya, setelah terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana menggerakkan orang lain melakukan pengrusakan lahan masyarakat Puloe Ie, kabupaten setempat, beberapa waktu lalu.

Kejari Nagan Raya, Sri Kuncoro,  menuturkan, saat ini pihaknya  melakukan eksekusi terpidana Samsuardi alias Juragan Bin M. Daud, Wakil Ketua DPR Kabupaten Nagan Raya, tersandung kasus, dan sebagai terpidana umum.

Sebelumnya, terpidana melakukan upaya kasasi ke Mahkamah Agung tapi kalah  dan dikenakan pidana penjara selama satu tahun, terhitung sejak hari ini, ungkap Kuncoro.

"Kasus ini sebenarnya sudah turun tahun 2018 , tetapi waktu itu Pengadilan Negeri Meulaboh, menyidangkan perkara tersebut sempat terjadi kesalahan pengetikan dalam petikan keputusan, sehingga di kembalikan ke Mahkamah Agung," jelasnya. 

Kemudian, putusan itu baru turun ke pihaknya di bulan Mei 2019.  "Setelah itu kami disposisikan ke Kasi Pidana Umum untuk secepatnya melakukan eksekusi," kata Sri Kuncoro.

Kuncoro menjelaskan pihaknya melayangkan pemanggilan pertama pada akhir bulan Mei. "Namun Juragan mangkir tanpa adanya alasan apapun atau surat apapun kami terima," bebernya.

Lalu, kejaksaan membuat surat panggilan untuk kedua kalinya, dengan Nomor Surat B7471.29KAUH.364, tanggal 13 Juni 2019, dalam melaksanakan putusan mahkamah tersebut, tanggal 20 Juni 2019. "Tetapi di tanggal tersebut juga tidak datang dan tanpa ada alasan apapun," tambah Kuncoro.

Kemudian, masih kata dia, Kejari membuat lagi surat panggilan di akhir Juni untuk melaksanakan eksekusi tanggal 2 Juli 2019. Waktu itu, katanya,  sempat tidak ada jawaban apapun sehingga kejaksaan melakukan koordinasi dengan pihak keamanan lainnya, termasuk polres, agar Juragan  menyerahkan diri, pungkas Kuncoro.

"Kita mendapat kabar dari polres bahwa terpidana siap dieksekusi pada tanggal 5 juli 2019. Hari ini tepat tanggal tersebut," ucap Kejari Nagan Raya.

Terpidana, katanya, meminta penahanan dilakukan di lapas  Calang, pasalnya, keluarganya berada di Kabupaten Aceh Jaya, imbuh Sri Kuncoro.

"Atas permintaan itu, kami menyerahkan terpidana untuk mejalani masa tahanannya di lapas Calang," ungkapnya.

Kepala Cabang Rutan LP Calang, Katimin, kepada wartawan membenarkan  terpidana Samsuardi sudah ditahan di Lapas Calang sejak hari ini.

"Pihak lapas menerima terpidana hari ini dan sekarang dia sudah bergabung dalam lapas bersama warga binaan lainnya," imbuhnya.

Alasannya mengapa terpidana Samsuardi ditahan di sini, "itu hak dari terpidana, yang penting aturan dan koridor dalam menjalani hukuman memang pilihan terdakwa," kata Katimin. ***

Komentar

Loading...