Kabar Penata Anastasi Abdya Mundur Hanya Isu

Kabar Penata Anastasi Abdya Mundur Hanya Isu
Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT berfoto bersama dengan para dokter spesialis dan penata anestesi di Aula RSUTP setempat |Foto: Ist

KBA.ONE, Abdya - Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar rapat 'mendadak' dengan sejumlah dokter spesialis, penata anastesi dan manajemen Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP), di Blang Pidie, Rabu 28 November 2018.

Rapat mendadak itu dilakukan merespon adanya kabar tiga penata anastesi mengundurkan diri.

Seusai mengadakan pertemuan dengan dokter spesialis dan penata anastesi yang kabarnya mengundurkan diri, wakil Bupati Abdya, Muslizar MT, mengaku informasi pengunduran diri penata anastesi tersebut tidak benar.

"Tidak ada, ini hanya miskomunikasi saja," ujar wakil Bupati Abdya, Muslizar MT.

Bahkan, saat rapat tersebut Muslizar sudah menanyakan langsung pada para anastesi, apakah benar mereka mengundurkan diri. Namun seluruh penata anastesi itu membantah.

"Jawaban mereka, tidak ada, dan tetap bekerja, jika dibutuhkan. Intinya, apa? Mereka mau dan tetap bekerja, apalagi memang tenaga mereka kita butuhkan," kata Muslizar.

Untuk itu, Muslizar berharap para tenaga medis, paramedis di RSUTP, jika ada persoalan dan keluhan, maka disampaikan pada manajemen, guna dicari solusi bersama-sama.

"Kalau di facebook (kita sampaikan) orang salah paham, apalagi menyampaikan persoalan yang tidak benar. Buktinya, penata anastasi setelah kita panggil dan tanyakan langsung, mereka tidak mengundurkan diri," ungkapnya.

Meski begitu, wabup mengaku dalam rapat itu juga mendapatkan informasi, bahwa selama ini di RSUTP kekurangan tenaga penata anastesi.

"Alhamdulillah, saat saya minta sama Pak Edo dan kabid cari tambah penata anastesi ini, langsung ada, Pak Rakiman. Intinya, kalau disampaikan, pasti ada jalan keluar,"

Bahkan, sambungnya, dr Ismail Muhammad yang membuat status di Facebook tentang penata anastesi mundur, juga hadir dalam rapat tersebut, dan ia mengaku minta maaf.

"Intinya, Pak Ismuha juga mendengar langsung jawaban itu, dan saya lihat statusnya sudah dihapus, dan insya Allah, mereka tetap bekerja seperti bisa kembali.

Komentar

Loading...