Kapolresta: Pembunuh Satu Keluarga di Kampung Mulia Diduga Orang Dekat

Kapolresta: Pembunuh Satu Keluarga di Kampung Mulia Diduga Orang Dekat
Hingga Selasa sore, polisi masih berjaga-jaga di rumah korban. | Foto: Ayi Andaresta

KBA.ONE, Banda Aceh:  Tiga korban pembunuhan yang ditemukan tewas di rumahnya Jalan Panglima Polem, Gampong Mulia, Banda Aceh, dibawa ke Rumah Sakit Dokter Zainal Abidin Banda Aceh. Polisi menduga satu keluarga itu dibunuh oleh orang dekat korban.

Selasa dini hari, sekitar pukul 04.00 Wib, jenazah ketiganya dibawa menggunakan 2 unit mobil ambulance milik PMI setelah kepolisian selesai melakukan olah kejadian tempat perkara.

Hingga pukul 15.00 wib, tim dokter forensik Polda Aceh dibantu dokter Forensik RSUZA masih melakukan autopsi terhadap ketiga jenazah yang merupakan pasangan suami istri dan anak itu.

"Autopsi ini untuk mengetahui penyebab pasti kematian, tapi keluarga tidak berkenan. Jadi tadi hanya autopsi luar saja," kata Kapolresta Banda Aceh Komisaris Besar Polisi T Saladin SH, Selasa 9 Januari 2018. 

Keluarga korban sedang menunggu pemeriksaan jenazah di RSUZA Banda Aceh. | Foto: Ayi Andaresta.

Menurut Saladin, ketiga korban diduga menjadi korban pembunuhan. Begitupun Saladin belum dapat memastikan motif pembunuhan terhadap pasangan tersebut.

"Masih kita dalami, yang jelas korban pembunuhan. Kita belum dapat senjata tajam yang digunakan. Pelaku sepertinya orang dekat minimal kenal korban," ujar Saladin.

Polisi, lanjut Saladin, masih menyelidiki kemungkinan apakah pasangan tersebut menjadi korban perampokan dengan memeriksa barang berharga milik korban. Hasil pemeriksaan sementara, katanya, hanya sepeda motor matic milik korban yang tidak berada di dalam rumah.

"Kalau mobil box milik korban ada di dalam, hanya motor yang tidak tampak.Masih kita selidiki, mohon bersabar semoga pelaku segera tertangkap," kata Saladin.

Pantuan KBA ONE, selain personel kepolisian, kerabat korban tampak berada di RSUZA memantau proses pemeriksaan lanjutan oleh kepolisian Tapi, pihak keluarga tidak bersedia memberi keterangan kepada wartawan.

Tiga buah peti jenazah tampak telah berada di instalasi jenazah rumah sakit itu. Jenazah ketiganya rencanannya akan di bawa menuju kampung halamannya di Medan, Sumatera Utara.

Pasangan suami istri Tjie Sun (46) dan istrinya Minarni (40) serta anak laki-lakinya Callietosng, (8) ditemukan tewas di rumahnya Senin malam sekira pukul 21.00 Wib. Penemuan berawal kecurigaan kerabat karena korban tidak bisa dihubungi meski berkali kali ditelpon melalui telpon selulernya.

"Status korban di sini menyewa dan sudah 6 tahun toko ini ditempatinya bersama isteri. Dia distributor makanan dan barang-barang kelontong," tegas Saladin.

Komentar

Loading...