Kerap Dilewati Pejabat, Ruas Jalan di Meulaboh ini Rusak

Kerap Dilewati Pejabat, Ruas Jalan di Meulaboh ini Rusak
Kondisi Jalan Merdeka yang rusak di depan Masjid Nurul Huda | KBA.ONE/Revina Rahayu

KBA.ONE, Aceh Barat – Warga Jalan Merdeka, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat mengeluhkan kondisi jalan rusak di depan Masjid Nurul Huda. Badan jalan menyisakan lubang-lubang yang tergenang air jika hujan.

Di situ juga ada pamplet yang dipasang warga. Isinya bertuliskan 'Pemda Kab Aceh Barat tolong perbaiki dan aspal jalan di depan masjid kami ini Nurul Huda Meulaboh'. "Sudah lama rusak, sekitar tiga tahun, tapi tidak ada tanda-tanda diperbaiki. Pemerintah seakan tidak peduli," ujar Mahdi, warga sekitar, Rabu 7 November 2018.

Jalan Merdeka tersebut menjadi jalur lintas utama menuju lapangan Teuku Umar, Pendopo Wakil Bupati, Kantor Imigrasi, Kantor Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Barat dan beberapa kantor lainnya. Selain itu jalan tersebut juga digunakan masyarakat menuju lokasi wisata Ujung Karang. "Padahal ini jalan sering dilewati pejabat, bahkan sudah beberapa kali dipantau dan diukur. Tapi tetap saja belum diperbaiki," ujar Mahdi.

Afandi, teman Mahdi, juga mengungkapkan hal sama. Ia dan warga lainnya sudah beberapa kali menimbun jalan dengan pasir dan kerikil seadanya. "Tapi timbunan tak bertahan lama, selain berlubang jalan tersebut juga sering digenangi air," ujar Afandi.

Ia berharap pemerintah segara memperbaiki jalan tersebut. "Karena sudah banyak korban yang jatuh di situ. Kalau nggak diperbaiki takutnya makin banyak korban."

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Aceh Barat, Bukhari mengakui jalan tersebut sudah lama rusak dan berlubang. Namun, perbaikan tak kunjung dilakukan karena terhambat pendanaan. "Setahu saya belum diperbaiki karena tahun ini tidak ada anggaran, Saya baru menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR,” ujarnya.

Ia menambahkan, tahun ini dinas telah mengajukan anggaran untuk memperbaiki jalan rusak tersebut. "Kita sudah plotkan anggaran di tahun 2019, perbaikan akan dilakukan pada Februari mendatang."

Komentar

Loading...