Kerugian Akibat Banjir di Aceh Tenggara Capai Rp143 Miliar

Kerugian Akibat Banjir di Aceh Tenggara Capai Rp143 Miliar
Banjir di Aceh Tenggara pada Desember 2018 I Mursal Gayo

KBA.ONE, Aceh Tenggara - Banjir bandang di Aceh Tenggara sepanjang November hingga Desember tahun lalu menimbulkan kerugian hingga Rp143 miliar. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Bukhari dalam pidato menyambut kunjungan Dyah Erti Idawati, istri Plt Gubernur Aceh dan rombongan ke Kutacane, Sabtu, 2 Januari 2019.

Banjir bandang melanda Kecamatan Badar, Bambel, Ketambe, Lawe Bulan, Lawe Sigala, Lawe Sumur, Kecamatan Babussalam. "Desa yang terkena dampak banjir bandang berjumlah 31. Sedangkan warga yang terkena dampak 2.886 keluarga atau 10.658 jiwa," ujar Bukhari.

Dia merincikan, kerugian akibat rusaknya sarana dan prasarana pemerintah sekitar Rp105 miliar. "Kerusakan sarana dan prasarana itu meliputi pada sektor Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dimas Dikjar, Pertanian, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan dan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan," ujarnya. Sedangkan kerugian terhadap perumahan sekitar Rp38 miliar.

Adapun Dyah Erti Idawati mengatakan kunjungannya bersama 12 dinas ke Kutacane sebagai bentuk keseriusan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah terhadap penangan bencana alam di Aceh Tenggara yang memang perlu penangan dari berbagai SKPA secara terpadu.

Selain itu, Dyah juga menyerahkan sekitar 1.770 paket bantuan dari SKPA kepada korban banjir berupa sandang dan pangan. "Tahun ini akan ada tiga titik normalisasi sungai di Aceh Tenggara yang menelan biaya Rp26 miliar. Selain itu, akan membantu benih padi sebanyak 6.325 kg atau untuk 213 hektare sawah bagi masyarakat." | Mursal Gayo

Komentar

Loading...