KPI Aceh Tegur CNN Indonesia

KPI Aceh Tegur CNN Indonesia
Foto layar tayangan dialog CNN dan Bupati Aceh Besar. Foto: KBA/Fatma.

Indra Maulana dinilai kurang memahani konteks dan kontruksi hukum qanun yang berlaku di Aceh.

KBA.ONE, Banda Aceh - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh mendorong Komisi Penyiaran Indonesia Pusat memberi sanksi kepada televisi swasta, CNN Indonesia.

Rekomendasi merupakan buntut wawancara langsung prasenter CNN dengan Bupati Aceh Besar yang menerapkan kebijakan wajib berjilbab bagi pramugari maskapai yang melayani rute Aceh.

Dalam surat bernomor 021/K/KPI-Aceh//II//2018 yang ditujukannya kepada Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Pusat, KPI Aceh menyatakan CNN melanggar pedoman prilaku penyiaran KPI Tahun 2012 pasal 6 dan 8 serta pasal 22 ayat (2), pasal 35 (b) maupun pasal 27 ayat (3).

Surat tertanggal 7 Februari 2018 yang ditandatangani Ketua KPI Muhammad Hamzah itu juga menyatakan CNN melanggar standar program siaran KPI yang merupakan acuan penayangan sebuah program siaran.

Selain hasil analisis, permohonan pemberian sanksi kepada CNN juga didasari banyaknya laporan yang diterima KPI Aceh dari masyarakat yang keberatan dengan proses wawancara dipandu presenter Indra Maulana saat program Prime News. Indra dinilai kurang memahani konteks dan kontruksi hukum qanun yang berlaku di Aceh.

"Sehingga wawancara tersebut tidak mencerminkan penghormatan atas keyakinan, keunikan dan perbedaan budaya lokal," kata Hamzah.

Untuk itu, KPI Aceh berharap KPI Pusat memberi sanksi tegas karena setiap lembaga penyiaran wajib menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan dalam penayangan sebuah program siaran.

"Selain ke KPI Pusat, surat juga kita layangkan ke CNN Indonesia dan kita sudah dapat konfirmasi dari mereka. Begitupun kita berharap ada sanksi tegas dari KPI Pusat," kata Hamzah.

Komentar

Loading...