KPK Lelang Barang Rampasan dari Koruptor

KPK Lelang Barang Rampasan dari Koruptor
Proses pelelangan oleh KPK | Kompas.com/Robertus Belarminus

Adapun sejumlah barang yang dilelang meliputi kendaraan bermotor roda dua dan empat, perhiasan, lukisan, dan barang elektronik.

KOMISI Pemberantasan Korupsi hari ini melelang barang-barang rampasan yang disita lembaga antirasuah ini dari kejahatan korupsi, Jumat, 24 November 2017. Sekitar Rp3,5 miliar didapat dari hasil lelang dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang atau KPKNL Jakarta III tersebut.

Nilai sebanyak itu hasil terjualnya 37 barang dari total 54 barang yang dilelang. Pelaksana Tugas Koordinator Unit Kerja Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK, Irene Putrie merincikan nilai pastinya Rp3.585.687.000.

Irene menyatakan, barang rampasan yang dilelang kali ini telah mempunyai kekuatan hukum tetap dari sejumlah kasus korupsi. Salah satunya, barang rampasan dari M Sanusi, terdakwa kasus suap terkait pembahasan dan pengesahan Rancangan Perda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta atau Raperda Reklamasi Teluk Jakarta.

Sementara barang rampasan yang belum laku dilelang kali ini akan dilelang kembali dalam waktu mendatang. "Ada yang sudah laku dan belum, nanti untuk yang belum kami akan mengajukan kembali kepada KPKNL untuk diajukan lelang ulang," ujar Irene, usai lelang di gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Adapun sejumlah barang yang dilelang meliputi kendaraan bermotor roda dua dan empat, perhiasan, lukisan, dan barang elektronik. Hasil lelang barang rampasan dalam kasus korupsi ini akan dikembalikan ke kas negara.

Lelang diikuti 171 peserta. Seorang pemenang lelang, Muhamad Jupri menjadi sorotan. Pengusaha asal Madura ini memenangkan sebagian besar lelang.

Ia membeli mobil Jeep Wrangler tahun 2013, Toyota Camry tahun 2013, motor KTM 500 CC, jam Rolex dan beberapa perhiasan mewah lainya. Pria 50 tahun ini mengaku mengeluarkan uang hampir Rp2,5 miliar untuk barang-barang tersebut. "Aku borong semua dan karena sangat murah maka aku ambil," ujar Jupri di lantai tiga gedung penunjang merah putih.

Jupri mengungkapkan barang-barang yang dilelang KPK itu jauh lebih murah ketimbang harga pasaran biasanya. "Ya kan sodara-sodara semua juga sudah tahu, saya tadi beli mobil, harga semua di bawah pasaran. Contohnya Rolex, Rolex saja Rp250 juta, kami beli Rp150 juta."

Oleh sebab itu ia berani merogoh kocek untuk mendapatkannya. "Demi uang negara, biar cepat masuk, dan barangnya juga bagus," ujarnya.

Kendati barang rampasan yang berasal dari tindak pidana korupsi, Jupri yakin barang-barang tersebut aman. "Alhamdulillah, karena barang korupsi ini sangat aman dan juga terpelihara sesuai dengan kantor lelang yang dikatakan tadi."

Sebagai informasi, bagi pemenang harus segera melunasi pembayaran paling lambat lima hari setelah pelaksanaan lelang. Sementara yang kalah lelang, uang jaminan akan dikembalikan sepenuhnya.

Komentar

Loading...