Krueng Dho, Spot Selfie Mural Penuh Pesan Moral

KBA.ONE, Banda Aceh – Ada yang menarik di Bantaran Krueng Dho, di Dusun Kerinci, Gampong Seutui, Banda Aceh. Kini, kawasan yang dulunya tak terawat baik itu sudah berubah menjadi spot wisata baru bagi warga Kota Banda Aceh.

Ketika KBA.ONE menyambangi kawasan itu, Ahad 13 Januari 2019, melihat rumah-rumah di sepanjang bantaran sungai kecil ini sudah dirias mural dengan cat warna warni. Apa itu mural? Mural berasal dari kata murus (Latin) yang berarti dinding. Secara luas mural adalah menggambar atau melukis di atas media dinding, tembok, atau media luas lainnya yang bersifat permanen.

Di Krueng Dho, lukisan mural kelihatan kontras mewarnai rumah-rumah penduduk. Lukisan dinding itu sekaligus sebagai media menyampaikan pesan moral seperti: memilah sampah organik, non organik, hingga sampah masyarakat, gemar membaca, buku sebagai jendela dunia, hiu satwa yang dilindungi, sadar kawasan, dan banyak pesan-pesan moral lainnya.

Tak cuma itu, kawasan bantaran Krueng Dho kini juga menjadi spot foto instagramable yang banyak dikunjungi kawula muda-mudi yang ingin berswafoto.

Ini adalah tren baru gerakan memperindah kawasan hunian yang akan dilanjutkan di kawasan lain, seperti bantaran Krueng Daroy.

Menurut data, luas total kawasan kumuh di Banda Aceh sekitar 485,29 hektare. Tapi, melalui program “Kotaku”, Banda Aceh sukses mengatasi kawasan kumuh mencapai 465,24 hektare hingga tahun 2018. 

Pengentasan kawasan kumuh di Banda Aceh merupakan hasil kolaborasi dari sejumlah program, yakni program “Kotaku”, dana desa dan program Sanimas, yaitu pembangunan IPAL Komunal.

Untuk menunjang keindahan bantaran sungai Krueng Dho, Pemerintah Kota Banda Aceh berencana akan menempatkan boat-boat kecil pengangkut sampah di sepanjang sungai tersebut. Jika Anda berminat, bolehlah mulai berwisata murah di Krueng Dho sambil berselfie di antara lukisan-lukisan mural yang penuh pesan moral itu!

Komentar

Loading...