Masa Tenang, Panwaslih Pidie Bersihkan APK dan Pantau Money Politic

Oleh ,
Masa Tenang, Panwaslih Pidie Bersihkan APK dan Pantau Money Politic
Ilustrasi | ist

KBA.ONE, Pidie - Panitia Pengawas Pemliahan (Panwaslih) Pidie bergerak secara masif membersihkan seluruh jenis Alat Peraga Kampanye (APK), sejak diberlakukan masa tenang mulai pukul 00.00 Wib, Minggu 14 April 2019, hingga  sehari menjelang hari pemungutan suara.

Ketua Panwaslih Pidie Junaidi, kepada KBA.ONE, Minggu 14 April 2019, mengatakan, untuk melakukan pembersihan pihaknya didukung Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP). Sasaran pembersihan kawasan jalan nasional dan jalan protokol di Kota Sigli. Sedangkan di tiap kecamatan, pembersihan APK dilakukan oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Junaidi mengatakan sebelumnya Panwascam sudah duluan melakukan sosialisasi kepada seluruh partai politik (parpol). Kemudian pihak parpolpun menyatakan bersedia menertibkan sendiri-sendiri APK nya.

Namun, katanya, pada masa tenang masih dijumpai APK berbagai jenis, mulai dari baliho, pamflet, banner, spanduk dan stiker bertebaran, terutama di kawasan jalan nasional dan jalan protokol di Kota Sigli yang belum dibersihkan. Panwaslih pun beraksi.  

“Kita bergerak dalam upaya pembersihan APK yang masih tersisa, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 23 tahun 2018 tentang kampanye,” katanya lagi.

Junaidi menyebutkan masih ditemukannya branding calon legislatif maupun Capres, pada angkutan umum dan mobil pribadi.

“Untuk menertibkannya, Panwaslih dibantu pihak Satlantas. Dipastikan sehari menjelang hari pemungutan suara, seluruh branding sudah harus bersih,” jelasnya.

Terkait adanya parktik politik uang yang dilakukan oleh peserta Pemilu, di masa tenang. Panwaslih Pidie, ujar Janaidi, juga meningkatkan intensitas jadwal patroli “Politik Uang” yang didukung oleh pihak kepolisian. Juga mengoptimalkan pencegahan politik uang di tingkat kecamatan melalui Panwascam yang dibantu  Muspika setempat.

“Panwaslih berama pihak kepolisian terus melakukan patroli intensif, sebagai penangkal  dan pencegahan adanya praktik politik uang yang kemungkinan bisa terjadi di saat masa tetang ini,” ujarnya.

Juniadi berharap kepada stake holder dan masyarakat agar  dapat memantau langsung dan melaporkan kepada Panwaslih di Kabupaten dan Panwascam di kecamatan, jika pada masa tenang ada pihak tertentu yang melakukan praktik politik uang. ***

Komentar

Loading...