Melestarikan Gasing di Arena PKA

Melestarikan Gasing di Arena PKA
Lomba Permainan Tradisional Gasing | Foto: Nurnisa

KBA.ONE, Banda Aceh - Ada yang menarik dari Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII. Kali ini panitia menggelar lomba permainan tradisional gasing yang sudah lama ditinggalkan oleh masyarakat.

Suhirman, Koordinator Permainan Rakyat, mengatakan lomba permainan gasing sudah lama tergerus modernisasi. "Hanya 16 kabupaten yang masih mempertahankan permainan ini," kata Suhirman, Jumat 10 Agustus 2018.

Di PKA 7 ini, katanya, ada 5  cabang permainan tradisional, salah satunya permainan gasing rakyat. Permainan ini hanya untuk katagori pelajar usia 13 sampai 17 tahun. Jenis gasing yang digunakan satu saja, yaitu gasing adu. "Semua gasingnya kita yang sediakan," ujar Suhirman.

Menurut Suhirman, jenis gasing tradisional ada bermacam-macam jenis, namun pada perlombaan ini di lakukan penyeragaman gasing agar adil pelaksanaannya.  

Secara menyeluruh, katanya, gasing ini memang sudah hampir ditinggalkan seiring kemajuan teknologi. "Semua informasi sudah tersedia di mesin pencari google.Toinggal buka, semua sudah tersedia. Tapi, kapan mereka bisa bermain? Itulah makanya kita coba mengangkat budaya ini lagi sambil menunjukkan keseruan permainan tradisional ini," kata Suhirman.

Ada tiga kriteria yang dinilai dari permainan gasing, yaitu gasing harus diadu dan bila keluar arena maka akan dikurangi poinnya.

Setelah itu, apabila gasing dihantam lawan dan mental keluar arena, maka yang dapat poin terbanyak dari 3 kali bermain itulah pemenangnya.

Komentar

Loading...