Mengajarkan Arti Kebersihan kepada Wisatawan di Sabang

Mengajarkan Arti Kebersihan kepada Wisatawan di Sabang
Aksi bersih-bersih di pantai Sabang. | KBA.ONE: Diki Arjuna

KBA.ONE Sabang – Sejumlah pegiat kebersihan yang tergabung dalam Forum Komunitas Hijau Teurawah (FKH Teurawah) Kota Sabang menyapa wisatawan di lokasi dan memberikan pemahaman tentang kebersihan.

Kegiatan ini dianggap paling ampuh mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan. Sebab, langsung bertatap muka dengan para pengunjung di lokasi wisata.

Koordinator aksi Kampanye Toilet Bersih 2018, Riza Putra Kurnia, kepada wartawan mengatakan kegiatan ini masih dalam program Kampanye Toilet Bersih 2018. Ini kerjasama Dinas Pariwisata Provinsi Aceh dengan FKH Teurawah dan didukung oleh Dinas PUPR Kota Sabang, Senin 5 November 2018.

“Kegiatannya membersihkan seluruh toilet umum yang ada di Kota Sabang, khususnya di tempat-tempat wisata seperti Kilometer Nol, kawasan wisata Iboih, Pemandian Air Panas Jaboi, kawasan Pasir Putih, Anoitam, Ujung Kareung, tempat rekreasi Kuta Timu dan Sabang Fair,” terang Riza.

Tidak hanya itu, kata Riza, tim aksi Kampanye Toilet Bersih 2018 juga membagikan pin dan stiker kepada pengunjung lokasi wisata sebagai bentuk kepedulian dan ajakan untuk saling menjaga serta melesatrikan lingkungan.

Di sisi lain, pihaknya juga membentuk tim penilai untuk melakukan pengecekan dan penilaian langsung toilet penginapan ataupun resort yang di dalamnya memiliki toilet umum. Sebab, pada puncak acara pada 9  November 2018 akan diselenggarakan Toilet Award 2018. Akan ada pemenang bagi pengelola toilet umum tersebut.

Sejumlah masyarakat mendukung kegiatan sosial ini. Zainal, 39 tahun, wisatawan asal Jawa Timur, memberikan apresisinya kepada pegiat kebersihan.

Menurut Zainal, sangat jarang di daerah wisata memiliki komunitas dari sekumpulan anak muda yang peduli terhadap kebersihan lingkungan dan toilet umum di lokasi wisata.

"Masyarakat Sabang sudah sadar bahwa pariwasata adalah salah satu sumber penghasilan dan patut ditiru di tempat-tempat wisata daerah lain di Indonesia," katanya. | DIKI ARJUNA.

Komentar

Loading...