Minta Jembatan Dibangun, Warga 'Kepung' Gedung Dewan Aceh Barat

Minta Jembatan Dibangun, Warga 'Kepung' Gedung Dewan Aceh Barat
Ratusan warga berunjuk rasa menuntut pembangunan jembatan Ulee Raket di depan gedung DPRK Aceh Barat | Revina

KBA.ONE, Aceh Barat - Ratusan warga dari Kecamatan Pante Ceureumen dan Kaway XVI, berunjuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Kamis, 27 Desember 2018. Mereka menuntut jembatan ulee raket yang ambruk beberapa waktu lalu, segera dilakukan.

Warga mendesak dewan segera merespon karena jembatan tersebut salah satu akses masyarakat antarkecamatan. Selain itu, mereka juga meminta jembatan dibangun di lokasi semula yakni di Desa Sawang Teubei, Kecamatan Kaway XVI. "Tuntutan kami hanya satu, anggota dewan segera desak pemerintah untuk memperbaiki kembali jembatan," ujar seorang pendemo.

Ketua DPRK Aceh Barat Ramli menyambut baik kedatangan warga dari dua kecamatan tersebut. Ia mengaku, pembangunan jembatan telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten tahun 2019, dengan biaya sekitar Rp20 miliar. "Tidak ada cerita jembatan tersebut tidak dibangun, kami sudah anggarkan pembangunan jembatan Ulee Raket di APBK 2019,” ujarnya.

Ia memastikan akan terus mendesak eksekutif untuk mempercepat pembangunan jembatan. Ramli juga menandatangani lembar pernyataan mendukung pembangunan jembatan Ulee Raket di lokasi semula.

Unjuk rasa yang berlangsung hampir sejam tersebut sempat mengganggu lalu lintas, karena warga memadati jalan tepat di depan gedung dewan. Para pendemo membawa spanduk dan karton yang berisi tuntutan mereka. Setelah mendapatkan jawaban dari Ramli, mereka melanjutkan aksi ke kantor Bupati Aceh Barat.

Komentar

Loading...