Panglima TNI Batalkan Sebagian Mutasi Perwira Tinggi

Panglima TNI Batalkan Sebagian Mutasi Perwira Tinggi
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo | ANTARA FOTO/KOMPAS

Ketua Umum PSSI ini sebelumnya dirotasi Gatot dari jabatan Pangkostrad menjadi Perwira Tinggi Mabes TNI AD dalam rangka pensiun dini.

PANGLIMA TNI Marsekal Hadi Tjahjanto merevisi surat keputusan terakhir panglima sebelumnya, Gatot Nurmantyo. Surat yang diterbitkan Gatot bernomor Kep/982/XII/2017 tertanggal 4 Desember dianulir lewat penerbitan surat keputusan baru dari Hadi bernomor Kep/928.a/XII/2017 tertanggal 19 Desember.

Di dalam surat keputusan yang diteken pada akhir masa jabatannya sebagai panglima TNI, Gatot Nurmantyo memutasi 85 perwira tinggi TNI. Terdiri dari 46 perwira tinggi TNI AD, 28 perwira tinggi AL, dan 11 perwira tinggi AU. Mutasi tersebut diterapkan "dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi TNI".

Selain itu mutasi juga diterapkan dalam rangka "mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis." 85 perwira tersebut menempati jabatan baru atau dibebastugaskan "secara hormat" sejak Senin, 4 Desember.

Namun, melalui surat keputusan baru oleh Hadi, rotasi terhadap 16 perwira tinggi dinyatakan tidak ada. Surat yang dikeluarkan Hadi menyebutkan, perlu diadakan perubahan pada Keputusan Panglima TNI tanggal 4 Desember 2017.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Mohamad Sabrar Fadhilah membenarkan surat itu. "Tentang Skep itu benar. Skep lama tetap berjalan, namun ada sebagian yang direvisi, disesuaikan dengan kebutuhan organisasi," katanya kepada Tirto, Rabu, 20 Desember 2017.

Dari puluhan perwira ada yang benar-benar menempati jabatan baru. Namun ada pula yang non-job, atau dalam surat keterangan tertulis "dalam rangka pensiun dini". Salah satunya Edy Rahmayadi.

Ketua Umum PSSI ini sebelumnya dirotasi Gatot dari jabatan Pangkostrad menjadi Perwira Tinggi Mabes TNI AD dalam rangka pensiun dini. Namun, rotasi itu dinyatakan tidak ada oleh Hadi dan Edy tetap menjabat Pangkostrad.

Edy Rahmayadi tidak menjawab ketika diminta konfirmasi. Telepon Tirto diangkat oleh ajudannya. "Pak Edy sedang ada acara. Baru bisa [konfirmasi] malam," kata ajudan.

Adapun Fadhilah menyebutkan keputusan Hadi diambil atas kebutuhan organisasi. Ia menegaskan Hadi mempunyai wewenang menganulir keputusan Gatot. "Kan, Pak Gatot sendiri sudah sampaikan akan diserahkan ke Pak Hadi untuk dilakukan evaluasi," ujar Fadhilah.

Terkait keputusan tersebut, Marsekal Hadi menjelaskan, sejak resmi menjabat sebagai Panglima TNI, ia telah melaksanakan evaluasi secara berkesinambungan terhadap sumber daya manusia.

Hal itu untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan tantangan tugas. "Dasar untuk penilaian sumber daya manusia adalah profesionalitas dan merit system," kata Hadi.

Selain itu, petunjuk administrasi terkait pembinaan karier prajurit TNI sudah baku. Semuanya berdasarkan profesionalitas merit sistem yang selalu dilakukan di tubuh TNI. "Tidak ada istilah di dalam pembinaan karier adalah like and dislike," ujar Hadi di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu.

Berikut 16 mutasi yang dianulir Hadi:

1. Letjen TNI Edy Rahmayadi NRP 30442, Pangkostrad jabatan baru sebagai Perwira Tinggi Mabes TNI AD.

2. Mayjen TNI Sudirman NRP 30786, Asops Kasad jabatan baru sebagai Pangkostrad.

3. Mayjen TNI AM Putranto, S.Sos. NRP 31102, Pangdam II/Swj jabatan baru sebagai Asops Kasad.

4. Mayjen TNI Subiyanto NRP 32290, Aspers Kasad jabatan baru sebagai Pangdam II/Swj.

5. Brigjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M. Tr (han) NRP 32589, Waaspers Panglima TNI jabatan barus sebagai Aspers Kasad.

6. Brigjen TNI Gunung Iskandar NRP 32736, Waaspers Kasad jabatan baru sebagai Waaspers Panglima TNI.

7. Kolonel Inf Agus Setiawan, S.E. NRP 1900010990668, Pamen Denma Mabesad jabatan baru sebagai Waaspers Kasad.

8. Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A. NRP 30404, Dankodiklat TNI jabatan baru sebagai Staf Khusus Kasad.

9. Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr (Han) NRP 8971/P, Dankormar jabatan baru sebagai Dankodiklat TNI.

10. Brigjen TNI (Mar) Hasanudin NRP 9320/P, Kas Kormar jabatan baru sebagai Dankormar.

11. Brigjen TNI (Mar) Nur Almsyah, M.Tr.(Han) NRP 9645/P, Danpasmar II Kormar jabatan baru sebagai Kas Kormar.

12. Kolonel (Mar) Edi Juardi NRP 9646/P, Asops Kormar jabatan baru sebagai Danpasmar II Kormar.

13. Brigjen TNI Edison Simanjuntak, S.I.P NRP 30431, Pa Sahli Tk. II Ekku Sajli Bid. Ekkudag Panglima TNI jabatan baru sebagai Staf Khusus Panglima TNI.

14. Brigjen TNI Herawan Adji, M. Si (han) NRP 30465, Dir F BAis TNI jabatan baru sebagai Pa Sahli Tk II Ekku Sahli Bid. Ekkudag Panglima TNI.

15. Kolonel Kav Steverly Christmas P. NRP 1900016361267, Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI jabatan baru sebagai Dir F Bais TNI.

16. Kolonel Inf Syafruddin NRP 32602, Paban IV/Ops Sops TNI jabatan baru sebagai Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI.

Dengan adanya keputusan ini, mutasi keenam belas perwira tinggi tersebut tidak ada alias dihilangkan. Ke-16 pati itu tidak lagi masuk dalam mutasi 84 perwira tinggi dalam surat keputusan Panglima TNI sebelumnya.

Komentar

Loading...