Pasang di Kawasan Terlarang, Sejumlah Alat Peraga Kampanye Diturunkan

Pasang di Kawasan Terlarang, Sejumlah Alat Peraga Kampanye Diturunkan
Salah satu APK yang diturunkan.| KBA.ONE: Try Vanny

KBA.ONE, Lhokseumawe - Panwaslih bersama Satpol PP menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) calon presiden dan wakil presiden, serta legislatif yang telah melanggar aturan karena terpasang di sepanjang jalan protokol Kota Lhokseumawe, Selasa 19 Maret 2019.

Kepada KBA.ONE, Ketua Panwaslih Kota Lhokseumawe, T Zulkarnaen, mengatakan penertiban dilakukan sudah sesuai aturan, dengan upaya tidak ada pelanggaran terjadi jelang pemilihan. Bahkan sebelumnya petugas sudah melakukan sosialisasi kepada partai politik, di mana lokasi terlarang untuk pemasangan APK.

"Yang ditertibkan seperti baliho, spanduk dan bendera partai yang mencantumkan nomor partai itu sendiri. Sebelumnya kita sudah surati agar mereka mencopot APK yang melanggar, namun hingga saat ini APK masih terpasang di zona terlarang," jelasnya.

Dia menyebutkan, lokasi yang termasuk zona terlarang adalah tempat ibadah termasuk di halamannya, rumah sakit, tempat pelayanan terpadu, gedung-gedung milik pemerintah dan lembaga pendidikan.

Selain itu, jalan-jalan protokol seperti Jalan Merdeka, mulai Simpang Kuta Blang sampai kawasan KP III, juga Jalan lintas Provinsi Medan-Banda Aceh, mulai Simpang Selat Malaka sampai SPBU Cunda, juga harus bebas dari alat peraga kampanye.

"Kita imbau kepada seluruh partai politik untuk mematuhi aturan terkait pemasangan APK karena selain diberikan sanksi administrasi, pelanggar juga bisa dikenakan sanksi hukum," ujarnya. 


 
 
 
 
 
 

Komentar

Loading...