Persiapan Sekolah ke Timur Tengah Telah Dibuka di Aceh

Persiapan Sekolah ke Timur Tengah Telah Dibuka di Aceh
Gedung SMAIT kawasan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar |Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh – Sekolah Menengah Atas Terpadu Al-Arabiyah di kawasan Meunasah Bak Trieng, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, mulai menerima murid dengan ditandai ujian peserta masuk sekolah yang bertaraf internasional itu serta didampingi para orang tua dan wali murid, pada Minggu, 3 Maret 2019

Menurut pantauan dilapangan, puluhan peserta Ujian Masuk SMAIT Al-Arabiyah berasal dari berbagai kabupaten dan kota se-Aceh, bahkan sebagian peserta tes datang dari luar Aceh, tepatnya dari Sumatra Barat dan Riau.

Visi sekolah sebagai pusat persiapan siswa untuk kuliah ke Timur Tengah menjadi daya tarik tersendiri di tengah menjamurnya berbagai pesantren dan sekolah terpadu saat ini, kepala sekolah SMAIT Al-Arabiyah, Ustat Faizil Haitany, memaparkan lebih lanjut visi sekolahnya,

“Kami ingin mengambil peran menjadi sebuah wadah yang bisa mempersiapkan keilmuan anak-anak didik kami untuk menguasai bahasa Arab dengan tuntas dan komprehensif, sehingga kelak mereka bisa mendapatkan akses beasiswa kuliah ke berbagai kampus terkemuka di Timur Tengah langsung masuk ke bangku kuliah tanpa perlu menghabiskan 2 tahun tambahan di kelas persiapan bahasa Arab.”

Ustadz Fazil Haitamy. bersama Ustadz Muhajir Syarifuddin juga menambahkan bahwa target pendidikan yang diusung SMAIT Al-Arabiyah tidak muluk-muluk, yaitu bahasa Arab, Tahfidzul Quran dan Pembinaan Karakter.

“Degradasi nilai dan akhlak mulia dalam dunia pendidikan saat ini menjadi persoalan bersama yang harus dicari jalan keluarnya, saya bersama Direktur Sekolah Ustadz Muhajir Syarifuddin coba memberikan alternatif solusi dari fenomena ini” ujar sang Ustadz dengan penuh semangat pada jurnalis kami.

“Kami menawarkan metode pembinaan karakter dengan 3 pendekatan, yang pertama Adab dan Akhlak, kedua Ma’rifatullah (mengenal Allah), dan ketiga Alam Akhirat. Kami yakin dengan menanamkan ruhiyah ukhrawi atau menjadikan spiritual anak didik kami terikat dengan berita-berita akhirat dan pengawasan Allah atas dirinya, maka karakternya akan mulia dan terjaga dalam koridor ketaatan pada Allah.”

SMAIT Al-Arabiyah menerima 50 siswa baru tahun ajaran 2019-2020. Pendaftaran siswa baru tahap pertama telah dilaksanakan sejak 1 Februari s/d 1 Maret. Pendaftaran seleksi tahap kedua akan segera dibuka untuk kembali menyaring calon siswa terbaik dari seluruh wilayah.

“Permintaan di daerah sangat besar untuk kembali membuka pendaftaran tahap kedua, khususnya di kawasan Aceh Tengah yang terlambat mengetahui informasi tentang SMAIT Al-Arabiyah. Jadi kami sedang merencanakan untuk membuka kembali pendaftaran calon siswa baru tahap kedua dalam waktu dekat insyaAllah,” demikian penjelasan Ustadz Fazil Haitamy kepada KBA.ONE.

Komentar

Loading...