PLN Imbau Pemasangan APK Jauh dari Jaringan Listrik

PLN Imbau Pemasangan APK Jauh dari Jaringan Listrik
Salah satu APK dekat jaringan listrik |Foto: Revina Rahayu

KBA.ONE, Aceh Barat - Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) Area Meulaboh, mengimbau agar pemasangan alat peraga kampanye (APK) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 jauh dari jaringan listrik.

Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), PLN UP3 Meulaboh, Ediwan, kepada KBA. ONE, Selasa 5 Februari 2019, mengatakan, larangan pemasangan alat peraga kampanye di dekat utilitas atau jaringan listrik bertujuan untuk menjaga keselamatan bersama, baik itu pekerja atau masyarakat sekitar.

“Aktivitas di bagian kelistrikan ini sangat sensitif dan dibutuhkan orang yang sudah ahli. Jika dilakukan pemasangan APK oleh timses, dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan dan hal yang tidak diinginkan lainnya,” kata Ediwan saat dihubungi via telepon seluler.

Ediwan menyebutkan, melihat kondisi cuaca di wilayah Aceh Barat yang sering hujan dan angin kencang, bisa menyebabkan APK yang dipasang di dekat jaringan listrik itu putus ataupun roboh. Hal itu, menurutnya, bisa memutus aliran listrik dan menimbulkan bahaya.

Dengan memperhatikan ketentuan keselamatan ketenagalistrikan (K2), pemasangan APK akan terhindar dari kecelakaan yang membahayakan keselamatan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Pihak PLN, kata Ediwan, telah mengirimkan surat kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Komisioner Independen Pemilihan (KIP), serta partai politik (Parpol) Aceh Barat, agar menjaga ketertiban dalam pemasangan APK dengan menjauh dari jaringan listrik.

Dia berharap, pemasangan APK memperhatikan ketentuan keselamatan ketenagalistrikan sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2009.

“Sesuai pedoman standar konstruksi Gardu Distribusi dan Gardu Hubung Tenaga Listrik Tahun 2010, jarak aman pemasangan penghantar bertegangan terhadap material di sekitarnya seperti bangun-bangunan, pohon, baliho, serta papan reklame minimal berjarak 2,5 meter,” sebutnya. (***)

Komentar

Loading...