Plt Gubernur Perintahkan Plt Sekda Usut Kasus Stempel di Pidie

Plt Gubernur Perintahkan Plt Sekda Usut Kasus Stempel di Pidie
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah| Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, sudah memerintahkan Plt Sekretaris Daerah Aceh untuk minidaklanjuti kasus stempel Gubernur Aceh yang digunakan pada tandatangan Wakil Bupati Pidie dalam pidato laporan LKPJ Bupati Pidie tahun anggaran 2018.

"Saya sudah minta Plt Sekda, Asisten I dan Kepala Biro Hukum mengambil langkah-langkah sesuai mekanisme aturan yang berlaku, tidak permisif dan tidak boleh ada toleransi apabila ada pelanggaran administratif dan atau pelanggaran hukum," tegas Nova Iriansyah.

Juru bicara Pemerintah Aceh Wiratmadinata menambahkan Sekda Aceh akan menyelesaikan surat hari ini untuk dilayangkan ke Pemkab Pidie

"Dan hari ini juga akan kita bentuk tim inspektorat kemudian segera turun ke lapangan. Intinya kita meminta penjelasan," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kabupaten Pidie tahun anggaran 2018 berstempel Gubernur Aceh pada tandatangan Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, Kamis 20 Juni 2019.

Usai pembacaan pidato LKPJ oleh Wakil Bupati Fadhlullah TM Daud, di ruang sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, Isa Alima, anggota dewan dari Gerindra, langsung melakukan interupsi.

"Bagaimana ini, kenapa bisa ada  stempel Gubernur Aceh di LKPJ Bupati Pidie? Ada apa ini, apa kita dikerjain? LKPJ Bupati Pidie, kok, ada cap stempel Gubernur Aceh, seharusnya, stempelnya milik Pemerintah Kabupaten Pidie," ujar Isa Alima saat melancarkan interupsi.

Ironinya, Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud saat membacakan pidato bupati tersebut juga tidak mengetahui adanya cap stempel Gubernur Aceh dalam dokumen yang dibacakannya.

Karena adanya kejanggalan, pimpinan sidang secara langsung meminta klarifikasi soal tersebut kepada Wakil Bupati Pidie.

Klarifikasi pun disampaikan secara resmi oleh Wakil Bupati,
"Ini merupakan kesalahan administrasi yang tidak disangka. Sekali lagi saya memohon maaf sebesar-besarnya," ujar Wabup Pidie. ***

Komentar

Loading...