Polda Aceh Akan Tindak Kecurangan Dalam Penerimaan Polri

Polda Aceh Akan Tindak Kecurangan Dalam Penerimaan Polri
Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak saat memimpin upacara Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Anggota Polri Terpadu 2018, Jumat 13 April 2018.

Calon anggota polri yang tertangkap menggunakan koneksi dan memperkenalkan kepada panitia penerimaan dengan harapan diluluskan akan diskualifikasi

KBA.ONE, Banda Aceh - Polda Aceh menyatakan memegang teguh prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (Betah) dalam penerimaan Anggota Polri tahun 2018 yang pendaftarannya telah dibuka sejak 26 Maret lalu. Prinsip yang dianut dalam penerimaan itu diharap mampu merekrut personel polisi yang berkualitas dan mewujudkan SDM Polri yang unggul dan kompetitif.

"Saya nyatakan penerimaan polri Polda Aceh mempedomani Tag Line Crear and Clean dan tetap memegang teguh prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis)," kata Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak saat memimpin upacara Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Anggota Polri Terpadu 2018 di Halaman Mapolda Aceh, Banda Aceh, Jumat 13 April 2018.

Acara yang berlangsung sekira pukul 16.30 WIB itu, dihadiri Prof Syahrizal Abbas (Ketua Tim Pengawas Eksternal), Pejabat Utama Polda Aceh, Ketua Tim Panitia Daerah Polda Aceh, Perwira Jajaran Polda Aceh.  Turut hadiri seluruh orang tua calon peserta seleksi anggota polri baik calon taruna Akpol, Bintara PTU dan Bintara Kompetensi Khusus serta Tamtama Polri Tahun anggaran 2018.

"Implementasikan Tag Line Clear and Clean dalam penerimaan sebagai kebulatan tekad agar mendapatkan hasil rekrutmen Polri yang berkualitas. Pedomani ketentuan yang berlaku sehingga proses seleksi berjalan semestinya," kata Rio menekankan.

Ria mengatakan akan memberi sanksi tegas bagi siapa saja yang melakukan penyimpangan atau kecurangan untuk meluluskan peserta tertentu. Sanksi kata Rio, juga akan diberikan kepada peserta yang berusaha menggunakan atau memperkenalkan koneksi kepada panitia dan pejabat berwenang dengan harapan dapat diluluskan.

"Jika terbukti akan di diskualifikasi. Tidak ada pilih kasih. Kepada panitia penerimaan dan pengawas internal maupun eksternal saya tekankan agar melaksanakan seleksi dengan jujur, benar dan objektif, sesuai pakta integritas yang telah disepakati dan ditandatangani," kata Rio mengingatkan.

Pantauan KBA, sebelum penyampaian amanat oleh jenderal bintang dua itu, perwakilan peserta calon anggota polri dan panitia tampak membacakan point-point fakta integritas secara bersama-sama. Para peserta dan panitia seleksi penerimaan kemudian menandatangani fakta integritas penerimaan polri yang mengusung Tag Line Clear and Clean itu.

Komentar

Loading...