Polisi Amankan Senpi Ilegal dan 26 Paket Sabu

Polisi Amankan Senpi Ilegal dan 26 Paket Sabu
Para teraangka yang diamankan polisi. | Foto: Ist

KBA.ONE, Aceh Utara – Pasukan gabungan Polres Aceh Utara menangkap empat tersangka dalam kasus kepemilikan sabu-sabu dan senjata api ilegal di Desa Lhok Meurbo, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Selasa 8 Januari 2018.

Kasat narkoba AKP Ildani Ilyas kepada KBA.ONE menjelaskan, awalnya petugas menggerebek sebuah pondok di area perkebunan milik warga. Namun, kedatangan petugas terdeteksi pelaku pengedar narkoba tersebut dan mereka melarikan diri. 

"Saat berusaha melarikan diri, senjata api jenis FN terjatuh dari pinggang salah satu tersangka," ucap Ildani via telepon seluler, Rabu 9 Januari 2018. 

Barang bukti pistol FN, peluru, dan paket sabu milik tersangka. | Foto: Ist

Dia menjelaskan awalnya polisi menerima informasi ada tersangka narkoba dengan inisial M alias Ki Robot di kebun itu. Pria ini masuk dalam daftar pencarian orang sejak 6 bulan lalu, bahkan 3 kali lolos dari penggerebekan.

Setelah menggeledah gubuk itu, polisi kemudian melakukan pengembangan. Di hari yang sama ditangkap jaringan Ki Robot yaitu, N 22 tahun, E 44 tahun dan MH 25 tahun. Semuanya warga Kecamatan Cot Girek, sedangkan AG, 40 tahun, warga Kecamatan Baktya, Kabupaten Aceh Utara.

“Keempat orang yang ditangkap ini mengaku sabu-sabu itu diperoleh dari Ki Robot. Mereka hanya kurir dan pemakai,” tuturnya.

Barang bukti yang diamankan berupa senjata api jenis FN 1 pucuk, 1 buah magazine, 7 butir peluru, 26 paket sabu seberat 16,52 gram, 1 set bong, 1 kotak rokok dan 1 paket kecil sabu seberat 0,11 gram.

"Semua barang bukti kita dapat di dalam ransel pelaku. Saat ini kita akan memburu Ki Robot yang merupakan bandar besar," tutup Ildani. ***


Teks foto : Keempat tersangka yang berhasil diamankan petugas, ist

Komentar

Loading...