Polisi Bekuk Bandar 1 Kg Sabu Jaringan Internasional

Oleh ,
Polisi Bekuk Bandar 1 Kg Sabu Jaringan Internasional
Bi dan Iq warga Kecamatan Indrajaya, Pidie berikut barang bukti sabu saat diamankan ke Mapolres Pidie, 3 Mei 2018. Foto Ist.

KBA.ONE, Pidie - Polres Pidie, menangkap BI, 31 tahun dan Iq, 28 tahun, warga Gampong Guci Kecamatan Indrajaya, Pidie karena tertangkap membawa 1 kilogram sabu. Keduanya diduga jaringan sabu internasional Malaysia yang berperan sebagai bandar dan kurir barang haram tersebut.

“Penangkapan berdasarkan laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas keduannya. Berdasarkan laporan itu, tim kemudian menuju lokasi dan benar," kata Kepala Satuan Reserse Narkotika Polres Pidie, Ajun Komisaris Polisi Raja Aminuddin Harahap, Jumat 4 Mei 2018.

Raja mengatakan, keduannya ditangkap dikediaman mereka di Gampong Guci Kamis 3 Mei 2018 sekira pukul 14.20 WIB oleh petugas yang menyaru sebagai pembeli. Penangkapan berawal saat keduannya meminta petugas yang menyaru sebagai pembeli mentransfer uang sebesar Rp 500 juta, sebagai tanda jadi pembelian sabu.

"Kita melakukan transaksi via handphone. Karena Bi, meminta mentrasfer uang petugas yang menyanggupi permintaan mengirim foto uang yang akan ditransfer dengan sarat Bi juga mengirim foto sabu yang akan dibeli. Setelah terjadi kesepakatan tersangka Bi minta petugas menunggu di Persimpangan Pasar Caleu, Idrajaya," kata Raja.

Dipasar Caleu, kata Raja, Bi telah menugaskan rekannya Iq untuk menyerahkan sabu seberat satu kilogram yang dibawa dalam tas kecil. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, petugas tak kunjung bertemu dengan Iq.

Polisi yang takut kehilangan buruannya akhirnya menelusuri keberadaan Bi dan menangkap pria tersebut dirumahnnya. Adapun sabu seberat 1 kilogram kata Raja, disita ditangan Iq saat polisi meminta Bi untuk menghubungi pria tersebut dan memintannya datang kerumah Bi.

“Saat Iq tiba di rumah Bi, tim langsung melakukan penangkapan dan mengamankan tas kecil yang beriskan shabu seberat satu kilogram yang dibungkus saset teh made in China. Tersangka berikut barang bukti sabu sudah kita amankan di Mapolres Pidie untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Raja Aminuddin Harahap.

Menurut Raja, penggagalan peredaran sabu tersebut sekaligus telah menyalamatkan sedikitnya 5000 orang dengan setiap 1 orang mampu menggunakan 02 gram setiap harinnya.

“Hasil pemeriksaan sementara, shabu tersebut diseludupkan dari Malaysia melalui laut dan transit di Medan Sumatera Utara dan rencanannya akan diedarkan ke Aceh sesuai pesanan seseorang. Bi merupakan jaringan narkoba internasional,” ungkap Raja.

Komentar

Loading...