Pria Pencabik Motor Saat Ditilang Polisi Jadi Tersangka, Kok Bisa?

Pria Pencabik Motor Saat Ditilang Polisi Jadi Tersangka, Kok Bisa?
Adi Saputra di Mapolres Tangerang Selatan | Merdeka.com

KBA.ONE, Jakarta - Kisah Adi Saputra semakin panjang setelah videonya mencabik-cabik sepeda motor Honda Scoopy saat ditilang polisi viral dan menjadi meme di jagad maya. Ternyata, setelah kejadian itu, pria 20 tahun itu ditangkap polisi.

Hari ini Adi dipamerkan polisi dalam jumpa pers di Markas Polres Tangerang Selatan, Jumat, 8 Februari 2019. Dia mengenakan baju tahanan, kaus jingga bernomor 31.

Pria yang bekerja sebagai penjual kopi tersebut terus menunduk saat diapit dua polisi bersenjata. Kedua tangannya juga diborgol. Tak hanya dia yang dipamerkan, body motor hasil cabikannya juga diperlihatkan polisi.

Adi rupanya menjadi tersangka kasus dugaan penadahan dan pelanggaran lalu lintas. Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdi Irawan mengatakan pelat nomor sepeda motor Adi diduga palsu. Polisi juga telah melakukan cek fisik terhadap motor tersebut. "Yang bersangkutan mengendarai sepeda motor, pertama tidak melengkapi alat-alat pengaman seperti spion, helm dan lain sebagainya. Tidak dilengkapi dokumen-dokumen resmi kepemilikan kendaran bermotor dan melawan arus untuk menghindari petugas kepolisian," ujar Ferdy.

Sangkaan kedua, Adi Saputra diduga mengendarai motor yang didapatkan secara ilegal. "Perbuatan pidana tentang kepemilikan kendaraan bermotor yang kita duga didapat dari hasil yang ilegal atau tidak benar," ujar Ferdy.

Saat melintas Jalan Letnan Soetopo, Kamis kemarin, Adi ditilang Polantas bernama Bripka Oky Ranto Hippa Wardana. Menurut Oky, Adi tidak mengenakan helm bersama teman wanitanya.

Adi sempat berencana kabur dengan melawan arus karena melihat ada polisi. Namun, gelagatnya lebih dulu dihentikan Bripka Oky yang saat itu bertugas.

Body motor yang dicabik-cabik Adi ikut dipamerkan polisi | Detik

Sesuai standar operasional prosedur, Oky kemudian menyapa Adi sambil senyum dan menyalami. Namun pria asal Kota Bumi, Lampung Utara itu, telah terlihat kesal dan menggerutu. "Sejak awal sudah marah-marah. Ya saya enggak paham marah karena apa. Saya juga tetap berusaha menenangkan," ucap polisi yang bertugas di Polres Tangsel sejak 2017 itu.

Sambil memproses kesalahan si pengendara, Oky kemudian menanyakan identitas si pengendara. Oky juga meminta surat izin mengemudi dan surat-surat kendaraannya.

Rupanya kemarahan Adi semakin menjadi. Dia pun membanting-banting, mencabik-cabik, bahkan menghantam motornya dengan batu. Perbuatan Adi membuat pacarnya menangis histeris. Bahkan dia nyaris tertimpa motor ketika Adi membanting motornya. "Sudah, Yang (Sayang)... udah...," ujar wanita itu.

Oky juga berusaha meredam emosi pemuda itu dan tak terpancing dengan kemarahannya. Saat itu, Bripka I Made Andry Kusuma, rekan Bripka Oky, datang ke lokasi karena melihat ada suara ramai. "Rekan saya menanyakan situasi, saya dan Bripka Made tetap tenang, kami berusaha meredam tapi karena dia sudah luar biasa emosinya, kami tidak bisa meladeni, karena takut kami terpancing," kata Oky.

Dia memastikan, tak ada umpatan kata-kata kasar dan pemukulan yang disampaikan Adi Saputra kepada polisi yang bertugas. "Kata-kata kasar tidak ada, wajar namanya orang marah saya tenang saja. enggak tahu marah dengan siapa. Karena sudah terlampau emosinya," ujarnya.

Aksi Adi tersebut direkam pengendara lain lalu mendadak heboh di internet. Tidak lama setelah itu, muncul video diduga Adi membakar sebuah STNK.

Aksi Adi yang mengamuk itu kemudian menjadi meme di media sosial. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ikut muncul di salah satu meme setelah admin akun Twitter instansi tersebut mengunggah foto Adi saat protes-protes dan mengulurkan tangannya. Foto Adi dipasang bersebelahan dengan foto Basuki saat cukur kumis.

Netizen juga ramai membicarakan video dan foto Adi Saputra saat membanting-banting motor lewat tagar #tilangngehe. Ada yang me-reverse videonya, hingga menyebut aksi pria itu sebagai bentuk 'unboxing'.

Komentar

Loading...